oleh

Kejati Lampung Janji Terbuka Soal Kasus KONI

Bandarlampung – Kejaksaan Tinggi Lampung Janjikan akan memberikan informasi terkait penyelidikan kasus korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kepada publik melalui media.

Pasalnya proses penyelidikan ditingkat kasus korupsi, perlu kerahasiaan agar tidak bocornya informasi dan terselesaikan dengan yang diharapkan.

Diketahui, dana hibah yang sudah disalurkan oleh Pemerintah Provinsi ke KONI sebanyak Rp 30 Miliar dari yang diminta sebesar Rp 55 Miliar ditahun 2020.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Made Agus Putra Andyana mengatakan dalam penyelidikan ini kejati belum bisa terlalu terbuka karena proses masih berjalan.

Ia juga menegaskan, sampai saat ini proses laporan dugaan korupsi dana hibah sudah ada tindaklanjut.

Baca Juga :  Door To Door Babinsa Dampingi Tim Vaksinasi Terhadap Lansia

“Dalam proses sudah kita undang untuk klarifikasi, tahapan itu yang sedang kita jalani dan tindaklanjutnya sudah ada,” tegasnya.

Lanjutnya, sampai saat ini dari saksi yang dimintai keterangan belum ada lagi tambahan saksi lain.

“Sampai saat ini kurang lebih ada 7 saksi yang sudah diundang untuk dimintai keterangan dan belum ada tambahan saksi lain,” terangnya.

Ia juga menambahkan, sampai dengan proses penyelidikan belum ada pemanggilan pengurus KONI oleh Kejati.

“Sampai tahapan ini belum ada pemanggilan pengurus KONI dan akan dikoordinasikan terlebih dahulu agar tahu siapa-siapa yang nanti akan diundang untuk dimintai keterangan atau klarifikasi,” Tutupnya. (Anca)

Tulis Komentar

News Feed