oleh

Ngamen di Lambar, Dua Manusia Silver Diamankan Satpol PP

 

Lampung Barat – Dua pengamen berpenampilan manusia silver di amankan Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Barat saat sedang mengamen seputaran tugu kayu akha, Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit, Selasa (19/10/2021).

Keduanya yakni Sartono (42) warga Kelurahan Pajarbulan Kecamatan Waytenong dan Randi (26) warga Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara.

Kepala Satpol PP Lambar, Haiza Rinsa, mengatakan atas kejadian tersebut keduanya dikategorikan melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Barat Nomor 15 tahun 2013 tentang ketertiban umum.

Dimana dalam peraturan tersebut, keduanya dapat dipidana dengan kurungan 3 bulan penjara atau denda sampai dengan 25 juta rupiah.

“Sejatinya keberadaan dua pengamen dan manusia silver yang kami amankan ini meresahkan masyarakat, sehingga kami selaku penegak perda menertibkan itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Kunker Ke Lambar, Kanwil Kemenag Lampung Resmikan Tugu Kampung Kerukunan Umat Beragama dan KUA

Kendati begitu, pihaknya mentolerir dan mengembalikan keduanya di pada domisili masing-masing.

“Tetapi karena kedua orang ini berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya dengan membuat surat pernyataan maka untuk saat ini hanya kita beri peringatan saja,” ucapnya.

Adapun kedua manusia silver yang telah diamankan tanpa perlawanan tersebut kini sedang diperiksa oleh PPNS Satpol PP setempat.

“Berdasarkan hasil penyidikan, diketahui keduanya kali pertama melakoni pengamen wujud manusia silver. Dimana pengakuan randi dirinya diajak oleh Sartono mengamen ke Liwa padahal ia sendiri memiliki pekerjaan sebagai tukang tambal panci di pasar Bukit Kemuning,” tandas Haiza Rinsa didampingi Ali Yasir, salah seorang penyidik PPNS Satpol-PP Lambar.

Baca Juga :  Disdikbud Lambar Bakal Gelar Festival Budaya Lamban Pesagi Kenali

(E/Fai)

Tulis Komentar

News Feed