oleh

Daerah Jangan Latah dan Omong Kosong

Oleh: Iwaperkasa

PIDATO Presiden Jokowi pada Pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo tahun 2021, seharusnya menjadi tamparan keras bagi kepala daerah yang kerap latah dan omong kosong.

Pernyataan Jokowi yang mengatakan setiap daerah sebaiknya fokus pada produk unggulannya, jangan semua dikerjakan, dan jangan latah, sesungguhnya menjelaskan ketidakmampuan pemimpinan daerah melakukan inovasi dan membuat instrumen terkait tata niaga, masa tanam, hingga mengatur klaster atau pembagian wilayah areal tanam.

Ketidakmampuan itu terjadi di seluruh Indonesia sebagai akibat tumpang tindihnya peraturan pusat dan daerah dan belum tegaknya kebijakan tata ruang daerah/wilayah yang syarat kepentingan.

Di Lampung misalnya, alih-alih mengatur hal-hal yang disebutkan di atas. Kepala daerah di sini justru fokus di hilir (harga) ketimbang mengatur dengan membuat instrumen yang berorientasi agar harga tak jatuh pada saat panen, petani tak merugi namun produksi terus meningkat.

Baca Juga :  Waketum GARPU Berikan Surat Mandat Kepada Calon Ketua DPW GARPU Lampung

Kepala daerah di sini memilih bertemu dengan pengusaha, lalu bicara ke publik bahwa telah meminta pengusaha untuk menaikan harga pembeliannya.

Padahal, semua itu adalah OMONG KOSONG.

Sebab, dalam teori dan praktiknya, harga ditentukan oleh kecendrungan pasar. Bila produksi melimpah pada saat bersamaan maka harga pasti jatuh, apalagi pada saat harga global melemah.

Kenaikian harga tercipta bukan karena omong kosong tersebut dan juga bukan ‘keramahtamahan’ kelompok pengusaha saat melakukan pertemuan dengan tim monitoring instansi yang biasanya juga dihadiri anggota dewan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dengan tema besarnya ‘Lampung Berjaya’ telah memerankan seolah-olah mampu menentukan harga (singkong).

Cara dia: cukup bicara, “Para pengusaha jangan nakal, jangan kaya uang saja, tapi juga kaya hati agar petani singkong bisa ikut menikmati keuntungan pula.”

Baca Juga :  Peringati Hari Guru, Ditlantas Polda Lampung Dengarkan Curahan Hati Guru di Pulau Terpencil

Padahal, apalah daya bila hanya bicara.

Itu cuma buih dan tak akan mengubah apa-apa.

Jokowi benar, daerah jangan latah.

Dan satu hal lagi, daerah jangan hanya bicara ‘angin surga’. Jangan omong kosong.

Buatlah instrumennya!
(ilwadi)

Tulis Komentar

News Feed