oleh

Laut “Sampah” Sukaraja Butuh Perhatian

Bandar Lampung – Banyaknya tumpukan sampah yang menyebabkan timbulnya bauk tak sedap dan merusak ekosistem di pantai Sukaraja, sampah-sampah tersebut selalu menjadi keluhan warga di sekitarnya. Pasalnya, limbah rumah tangga yang berasal dari berbagai sungai di Kota Bandar Lampung itu puluhan tahun selalu bermuara ke kawasan pesisir tersebut dan tanpa adanya perubahan positif.

Salah satu warga, Sarwan, mengatakan tumpukan sampah itu selalu datang sejak 30 tahun. Sumbernya berasal dari beberapa sungai, yakni sungai kuala, way lunik dan sungai kunyit, “Biasanya kalau hujan deras sampah rumah tangga itu berasal dari beberapa sungai yang menumpuk di sini hingga puluhan meter,” kata Sarwan, Senin,( 25/10/2021 ).

Ia  melanjutkan, ketika hujan turun laut sukaraja mulai keruh akibat aliran beberapa sungai yang membawa sampah rumah tangga, sehingga warga sekitar berinisiatif untuk gotong royong membersihkan sampah setiap hari Jumat,”Kami setiap jumat membersihkan semampu kamu aja, biar sampah tidak terlihat terlalu kumuh enak kalau kerja,” tambahnya.

Baca Juga :  Denpom II/3 Lampung Sambut Kunjungan Anggota Komisi XI DPR RI

Ashari mengatakan, ia bekerja sudah puluhan tahun menjadi seorang nelayan,  dalam sehari hanya mendapatkan ikan sekitar delapan kilogram, itupun di bagi puluhan orang yang tergabung dalam kelompok nelayan,”Tangkapan ikan langsung di jual, total sehari satu orang dapat uang sekitar lima puluh ribu, dihari biasa, jika cuaca bagus bisa sampai seratus ribu,” pungkasnya. (zul)

Tulis Komentar

News Feed