oleh

Dua Bandar Sabu Asal Rohil Ditangkap di Mesuji, Membuktikan Rohil Jadi Pusat Peredaran Sabu di Sumatera?

BANDARLAMPUNG – Tangkapan besar sebanyak 4 kilo lebih narkoba jenis sabu dari dua orang asal Rokan Hilir, Provinsi Riau, di Kabupaten Mesuji mempertegas dugaan bahwa Rokan Hilir telah menjadi pintu masuk atau salah satu pusat peredaran sabu terbesar di Pulau Sumatera.

Dugaan bahwa Rokan Hilir (Rohil) telah menjadi pusat peredaran sabu terbesar di Pulau Sumatera itu sangat kuat bila menghubungkan dua peristiwa besar yang terjadi di dalam Rokan Hilir sendiri dengan peristiwa penangkapan dua tersangka asal Rokan Hilir yang membawa sabu 4 kilo lebih.

Diketahui, pada Kamis (28/10) malam, Satnarkoba Polres Mesuji telah menangkap bandar sabu pemain kiloan di Jalan Poros Desa Gedung Ram Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji.

Baca Juga :  Janji Eva Dwiana Di Hari Guru, Beasiswa Studi Guru S1 dan S2

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada kendaraan yang membawa narkoba jenis sabu yang masuk ke wilayah hukum Mesuji.

Petugas berhasil menghentikan kendaraan Kijang Innova warna Hitam BG 9744 MJ.

Di dalamnya ada dua orang, yakni laki-laki berinisial HS (33), warga Indra Giri Hulu, Provinsi Riau, dan seorang wanita berinisial FW, warga Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Dari penggeledahan di dalam kendaraan, polisi mendapati empat bungkus paket diduga narkotik jenis sabu sebanyak 4 kilo lebih.

Empat bungkus itu diduga sabu, tersimpan di dalam tas punggung warna hitam yang diletakan di bawah kursi samping pengemudi.

100 Kilo Sabu

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil menggagalkan peredaran 100 kg sabu di Rokan Hilir pada Selasa, 21 September lalu.

Baca Juga :  Perkara Pemukul Wartawan Deferi Zan-CS Lanjut, AWPI Apresiasi Kapolres Lampura

Pengungkapan kasus 100 kilo sabu di Rokan Hilir itu terjadi setelah petugas BNN RI melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Sentosa Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko Kota, Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil, sekitar pukul 04.00 WIB.

Dari dalam rumah petugas berhasil menyita barang bukti berupa 100 kilogram sabu.

Berdasarkan informasi, pengungkapan itu bermula saat barang akan dibawa melalui jalur laut menuju Sinaboi, Rokan Hilir.

Barang haram itu disinyalir dikendalikan napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau, Kombes Pol Berliando ketika dikonfirmasi perihal pengungkapan itu, tak menampiknya

(iwa/rado)

 

Tulis Komentar

News Feed