oleh

Tangkapan Besar, Polres Mesuji Amankan 4 Kg Sabu dan 2 Orang Asal Riau

MESUJI – Satnarkoba Polres Mesuji menangkap bandar sabu pemain kiloan di Jalan Poros Desa Gedung Ram Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji, Kamis (28/10) malam. Sebanyak 4 kg Sabu dan 2 Tersangka telah diamankan.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada kendaraan yang membawa narkoba jenis sabu yang masuk ke wilayah hukum Mesuji.

Polres Mesuji dalam hal ini Satuan Reserse Narkoba dibantu jajaran Polsek Tanjung Raya serta beberapa anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab 308) langsung bergerak melakukan pencegatan.

Petugas berhasil menghentikan kendaraan Kijang Innova warna Hitam BG 9744 MJ. Di dalamnya ada dua orang, yakni laki-laki berinisial HS (33), warga Indra Giri Hulu, Provinsi Riau, dan seorang wanita berinisial FW, warga Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Baca Juga :  Polsuska Tanjungkarang Gagalkan Pencurian Rel R54 di Stasiun Negara Ratu

Belum ada ada laporan apakah keduanya pasangan suami istri.

Dari penggeledahan di dalam kendaraan, polisi mendapati empat bungkus paket diduga narkotik jenis sabu.

Empat bungkus itu diduga sabu, tersimpan di dalam tas punggung warna hitam yang diletakan di bawah kursi samping pengemudi.

Kasat Narkoba Polres Mesuji, Iptu Muhammad Nufi saat dihubungi crew media Haluan Lampung membenarkan penangkapan pada Kamis pukul 19.00 itu.

“Ada dua tersangka, HS dan FW. Bersama mereka kami juga telah mengamankan dari dalam mobil tersangka sebuah tas punggung warna hitam berisikan berisi narkotika jenis sabu,” tegasnya.

Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti:

1. Satu tas punggung merek POLO DJ warna hitam

Baca Juga :  Korban Dukun Pengganda Uang Bertambah Lagi, Ini Fakta Yang Diungkap Polres Magelang

2. Sebuah plastik warna hitam, dua buah plastik warna merah masing-masing terdapat 2 (dua) bungkus teh cina bertuliskan QING SHAN yang di dalamnya terdapat plastik bening besar berisi narkotika jenis sabu berat bruto 4,150 kg,

3 Satu unit mobil Kijang Innova warna Hitam dengan nomor polisi  BG 9744 MJ berikut kunci kontak,

4. Satu unit handphone merek VIVO warna merah,

5. 1 unit handphone merek NOKIA warna merah muda,

6 1 unit handphone merek NOKIA warna biru.

Menurut mantan Kanit Tipidter Polres Lampung Tengah ini, kedua tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) subsider Pasal 115 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) lebih subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(rado)

Baca Juga :  Sebanyak 2.159 ekor Burung Tanpa Dokumen Resmi Diamankan KSKP Bakauheni

 

 

 

 

Tulis Komentar

News Feed