oleh

Dua Kasus Besar Narkoba Kelas Kiloan di Mesuji, Modus dan Faktanya Mirip

HALUANLAMPUNG – Terungkapnya dua kasus besar peredaran narkoba jenis sabu kelas kiloan di wilayah hukum Polres Mesuji sepanjang 2020-2021 memberikan sederet fakta dan modus yang mirip-mirip.

Pertama, Kabupaten Mesuji telah menjadi pintu masuk jalur darat peredaran barang haram tersebut ke Lampung.

Kedua,  barang haram tersebut berasal dari daerah Riau yang dibawa dengan kendaraan pribadi

Ketiga.  pembawa barang haram lebih dari satu orang.

Dan ke-empat, barang haram tersebut dikemas dalam bungkusan plastik sebuah produk berbahasa China.

Berikut dua kasus besar narkoba di Mesuji:

Diketahui, Satnarkoba Polres Mesuji telah menangkap bandar sabu pemain kiloan di Jalan Poros Desa Gedung Ram Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji, Kamis (28/10/2021) malam. Sebanyak 4 kg Sabu dan 2 Tersangka telah diamankan.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada kendaraan yang membawa narkoba jenis sabu yang masuk ke wilayah hukum Mesuji.

Narkoba dibantu jajaran Polsek Tanjung Raya serta beberapa anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab 308) langsung bergerak melakukan pencegatan.

Baca Juga :  Korban Dukun Pengganda Uang Bertambah Lagi, Ini Fakta Yang Diungkap Polres Magelang

Petugas berhasil menghentikan kendaraan Kijang Innova warna Hitam BG 9744 MJ. Di dalamnya ada dua orang, yakni laki-laki berinisial HS (33), warga Indra Giri Hulu, Provinsi Riau, dan seorang wanita berinisial FW, warga Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Dari penggeledahan di dalam kendaraan, polisi mendapati empat bungkus paket diduga narkotik jenis sabu.

Empat bungkus itu diduga sabu, tersimpan di dalam tas punggung warna hitam yang diletakan di bawah kursi samping pengemudi.

Kasat Narkoba Polres Mesuji, Iptu Muhammad Nufi saat dihubungi crew media Haluan Lampung membenarkan penangkapan pada Kamis pukul 19.00 itu.

“Ada dua tersangka, HS dan FW. Bersama mereka kami juga telah mengamankan dari dalam mobil tersangka sebuah tas punggung warna hitam berisikan berisi narkotika jenis sabu,” tegasnya.

Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti:

1. Satu tas punggung merek POLO DJ warna hitam

Baca Juga :  Gerbang Sumatera 88 Siarkan Berita Bohong?

2. Sebuah plastik warna hitam, dua buah plastik warna merah masing-masing terdapat 2 (dua) bungkus teh cina bertuliskan QING SHAN yang di dalamnya terdapat plastik bening besar berisi narkotika jenis sabu berat bruto 4,150 kg,

Baca Juga :  Sebanyak 2.159 ekor Burung Tanpa Dokumen Resmi Diamankan KSKP Bakauheni

3 Satu unit mobil Kijang Innova warna Hitam dengan nomor polisi  BG 9744 MJ berikut kunci kontak,

4. Satu unit handphone merek VIVO warna merah,

5. 1 unit handphone merek NOKIA warna merah muda,

6 1 unit handphone merek NOKIA warna biru.

Menurut mantan Kanit Tipidter Polres Lampung Tengah ini, kedua tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) subsider Pasal 115 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) lebih subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Memasuki pergantian tahun 2020-2021, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menggagalkan penyelundupan lima kilogram narkoba jenis sabu yang berasal Riau.

Baca Juga :  Waketum GARPU Berikan Surat Mandat Kepada Calon Ketua DPW GARPU Lampung

Penangkapan tersebut terjadi di depan Hotel Keluarga, Jalan Lintas Simpang Pematang Desa Wira Bangun Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji Propinsi Lampung.

Sebelumnya pada akhir tahun 2020 lalu petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung juga berhasil mengamankan dua orang diduga kurir sabu-sabu tersebut, yakni Hambali (27) warga Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, dan M Ridho Hakiki (24) warga Lorong Keramat Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang Sumatera Selatan pada Senin (28/12/2020) malam.

Dari hasil penyelidikan polisi dua kurir yang mengantarkan lima kg sabu-sabu itu berasal dari Riau.

Selain mengamankan dua orang kurir tersebut, petugas juga menemukan barang bukti berupa satu bungkus palstik warna hitam yang di dalamnya berisi lima bungkus kantong berwarna hijau merk Guanyinwang yang berisikan sabu.

(rado/iwa)

 

 

Tulis Komentar

News Feed