oleh

Tenaga Kontrak Di Pemkab Pesawaran Akan Terima BSU 1 Juta Rupiah Dari BPJS Ketenagakerjaan

PESAWARAN – Dalam waktu dekat ini para tenaga kontrak yang ada di Bumi Andan Jejama akan menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 1 juta dari BPJS Ketenagakerjaan.

Diketehui calon penerima BSU di lingkup Pemerintah Kabupaten Pesawaran tersebut sebanyak 2.432 orang.Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesawaran Sunyoto, Rabu, (24/11/2021).

“Pada tanggal 22 november 2021 lalu kami menerima surat dari BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada Bupati (Pesawaran), kaitannya kita diminta untuk menyampaikan nomor rekening calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Disini calon penerima BSU akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta, maka para penerima batuan BSU agar membuka rekening Bank Himbara yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN, karena pencairannya akan ditransfer lansung melalui rekening,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Kunjung Diperbaiki Kemenag, Wara Teba Jawa Swadaya Bongkar MI Jamiatul Islamiyah

Menurutnya, calon penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan disini adalah para tenaga kontrak yang ada dilingkungan Pemkab Pesawaran.

“Dari data yang kami peroleh dari BPJS Ketenagakerjaan setidaknya ada 2.432 orang calon penerima BSU yang diminta untuk menyampaikan verifikasi atau keabsahan sebagai calon penerima bahwa benar yang bersangkutan merupakan tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Pesawaran,” ujarnya.

Sunyoto mengatakan lagi, walaupun secara by data mereka (BPJS Ketenagakerjaan) sudah punya. Sebab ini bukan yang pertama, waktu itu juga mereka pernah dapat tapi yang sekarang ini besarnya hanya Rp1 juta. Dan calon penerima BSU juga harus terhitung keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan sejak bulan Juni 2021 kebawah.

“Maka dari itu saya menghimbau kepada para tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Pesawaran supaya secepatnya menyelesaikan dokumen yang diminta oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut” himbaunya.

Baca Juga :  Tak Kunjung Diperbaiki Kemenag, Wara Teba Jawa Swadaya Bongkar MI Jamiatul Islamiyah

Sebab, sambungya lagi, BPJS Ketenagakerjaan memberikan waktu kepada calon penerima untuk menyelesaikan data yang diminta paling lambat tanggal 26 November 2021.

“Sedangkan bagi calon penerima yang tidak menyelesaikan dokumen yang diminta kemungkinan tidak akan mendapatkan BSU tersebut,”tutupnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pringsewu Rizki, membenarkan jika pihaknya diminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengumpulkan rekening calon penerima BSU.

“Ya, kami memang diminta untuk melengkapi rekening calon penerima BSU, kalau untuk penyalurannya itu dari Kementerian Ketenagakerjaan bukan kita, ya seperti yang sebelum-sebelumnya tidak jauh beda, tapi untuk jumlah bantuannya yang sekarang kalau tidak salah sebesar Rp1 juta. Nah untuk BSU ini kita masih dalam tahap pengumpulan rekening dulu sampai batas waktu yang ditentukan,” ucapnya. (Mus)

Baca Juga :  Tak Kunjung Diperbaiki Kemenag, Wara Teba Jawa Swadaya Bongkar MI Jamiatul Islamiyah

 

Tulis Komentar

News Feed