oleh

MS Akan Gugat PA Blambangan Umpu, Atas Dugaan Manipulasi Akte Cerai

 

Way Kanan – Akibat merasa dirugikan dalam masalah perceraian, mantan suami Hr, akan menggugat Istrinya dan pihak Pengadilan Agama Blambangan Umpu yang telah mengeluarkan Akta Cerai bernomor 0213/AC/2021/PA.Bbu berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Blambangan Umpu dengan nomor 0023/Pdt.G/2021/PA.Bbu tanggal 24 Mei 2021.

Hal ini ditenggarai bahwa dirinya merasa dirugikan, sebab selama proses perceraian tersebut, tidak pernah dihubungi, baik oleh keluarga mantan istrinya, maupun pihak Panitera Pengadilan Agama Blambangan Umpu.

“Ini yang aneh, karena saya selama ini tinggal di Kasui, bahkan setiap hari selalu ke Pemda Way Kanan, untuk menjalankan tugas jurnalistik saya, bahkan Handphone saya 24 jam aktif,” kata MS saat ditemui di kediamannya.

Baca Juga :  Ketua Umum AWPI Hengki Ahmad Jazuli Nemui Nyimah Bersama Diskominfo Way Kanan

Ironisnya lagi, dalam proses perceraian tersebut, dirinya dianggap tidak ada lagi di muka bumi ini, hal ini terbukti dengan keterangan di akta perceraian yang mengatakan, bahwa dirinya tidak diketahui keberadaannya di seluruh wilayah Indonesia.

lanjut MS, terkesan ada kejanggalan yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Blambangan Umpu, yang tidak pernah menghubungi dirinya, untuk menyampaikan surat panggilan sesuai dengan administrasi yang berlaku.

“Mungkinkan ini ada indikasi permainan yang dilakukan oleh pihak Panitera dengan mantan istri saya atau keluarganya, yang jelas saya gak pernah di kasih tau, ataupun mendapat undangan dari pengadilan agama,  apalagi mau tandatangan, entah siapa itu yang tandatangan.” ungkapnya.

Menurut keterangan MS kepergian dirinya dari rumah bukan tidak diketahui oleh istri dan pibak keluarga sang istri, dimana kepergiannya bertujuan untuk mencari pekerjaan demi menafkahi istri dan anaknya, ini merupakan tanggungjawab sebagai kepala rumah tangga.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Way Kanan Bangga di Sambangi Ketum DPP AWPI

Tim

Tulis Komentar

News Feed