oleh

Dua Tahun Tertunda Akibat Covid-19, 204 CJH Lambar Ikuti Manasik

 

LAMPUNG BARAT – Sejumlah 204 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Lampung Barat ikuti prosesi Manasik Haji yang diselenggarakan Kementerian Agama setempat, di Masjid Agung Baiturrohim Komplek Pemda, Selasa (24/5/2022).

Mewakili Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sugeng Raharjo mengatakan, diadakannya manasik menyusul telah diperkenankannya penyelenggaraan Ibadah Haji oleh pemerintah.

“Untuk tahun 2022 ini kita patut bersyukur, pemberangkatan umroh dan haji telah diperbolehkan. Mengingat, dua tahun terakhir tertunda akibat covid-19,” ujar Sugeng Raharjo.

Kendati demikian lanjut Sugeng Raharjo, meski diperbolehkan, Kementerian Arab Saudi pun mengeluarkan peraturan untuk jama’ah umroh dan haji di tahun 2022 tidak boleh berusia lebih dari 65 tahun.

Hal tersebut lanjut Sugeng Raharjo, harus disikapi dengan bijak dan lapang dada mengingat peraturan tersebut merupakan kewenagan negara terkait.

Baca Juga :  Ngupi Bebakhong, Adi Utama Tekankan OPD Gunakan Produk Dalam Negeri

Pihaknya berharap, semoga ibadah haji dapat berjalan dengan dengan lancar, diberi kemudahan, kesehatan agar dapat menjalankan ibadah haji dengan khusuk serta menghasilkan haji yang mabrur dan mabruroh.

Dikatakan Sugeng Raharjo, sejatinya Negara Indonesia mendapatkan kouta jama’ah haji sejumlah 100.000, sementara untuk Provinsi Lampung mendapatkan kouta kurang lebih 3.100 jama’ah haji.

“Alhamdulillah dari kuota nasional, Lambar mendapatkan kouta 204 orang jama’ah haji,” terangnya.

Sugeng Raharjo berharap, kepada CJH agar dapat mengikuti proses manasik haji dengan seksama. Mengingat, dalam pelaksanaanya terdapat praktik, baik rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Bidang Penyelenggaraan Umroh dan Haji Kemenag Lambar, Firdaus Sablie, mengatakan CJH Lambar 2022 patut bersyukur.

Baca Juga :  Songsong Harganas, Dinas P2KBP3A Lambar Buka Semarak Kampung KB Hingga Bahas Stunting

Karena katanya, untuk memperoleh kesempatan menunaikan Ibadah haji tentu telah melalui proses yang panjang dan tidak mudah.

“Karena tahun ini saja, jama’ah haji yang sudah siap berangkat dan telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Haji (BPIH), belum seluruhnya dapat diberangkatkan,” katanya.

Hal tersebut lanjutnya, dikarenakan terbentur aturan pihak penyelenggara, dengan pembatasan umur, dan kuota yang terbatas.

“Alhamdulilah, bapak ibu CJH menjadi salah satu yang berkesempatan untuk melaksanakan ibadah haji, kita semua patut bersyukur,” ujarnya.

Alasan diatas kata Firdaus Sablie, sebelum berangkat Haji, calon jamaah harus mempunyai bekal pengetahuan tentang perjalanan haji dan praktiknya melalui program manasik.

Sebagai informasi, kegiatan manasik dibagi menjadi dua kloter yakni tingkat Kabupaten dan tingkat Kecamatan.

Untuk tingkat kabupaten di lakukan di Masjid Baiturrohim Komplek Pemkab Lambar dengan jadwal 24 – 25 Mei mendatang.

Baca Juga :  Bupati Parosil: Membangun Rumah Ibadah Tugas Bersama

Sementara, bagi tingkat Kecamatan meliputi Kecamatan Lumbok Seminung, Sukau, Balik Bukit, Batu Brak, Belalau, Bandar Negeri Suoh (BNS), Suoh dipusatkan di Masjid Baiturrohim Komplek Pemkab Lambar pada 26 – 29 Mei 2022.

Selanjutnya bagi Kecamatan meliputi Batu ketulis, Sekincau, Way Tenong, Sumber, Pagar Dewa, Gedung Surian, Air Hitam, Kebun Tebu dipusatkan di Masjid Babussalam Simpang Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong.

Hadir pada kesempatan diatas, Kepala Kementerian Agama Maryan Hasan, Kepala Perangkat Daerah, Para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

(En/Pai)

Tulis Komentar