oleh

BPN Nyatakan Tanah Milik Tri Wahyuni Sah

Pringsewu – Badan pertanahan Nasional (BPN ) kabupaten pringsewu ,menyatakan sertifikat tanah Atas nama Tri Wahyuni warga Pekon pujodadi kecamatan Pardasuka sah terdaftar di BPN ,yang diduga di sengketakan pihak lain .

Tanah seluas 706 persegi di RT 2/RW 4 pekon pujodadi kecamatan Pardasuka atas nama Tri Wahyuni yang sebagai pemilik sertifikat yang sah yang diduga di perebutkan oleh pihak ketiga dari anak tiri (almahuma Sutirah ) sah terdaftar di BPN Pringsewu.

Dari data yang ada pihak BPN saat di kofirmasi tim media ini , ke kasi pelayanan petanahan BPN Pringsewu ,membenarkan bahwa sertifikat tanah atas nama Tri Wahyuni di Pekon pojodadi sudah terdaftar di BPN kabupaten Pringsewu , dari ketrangan di data BPN ,sertifikat tanah tersebut memang atas nama Tri Wahyuni .

Baca Juga :  Pimpin Pekon Waringinsari Timur, Eni Nurhayati Jadi Satu-Satunya Perempuan yang Dilantik

” sertifikat tanah tersebut benar atas nama kepemilikan Sri Wahyuni ,yang kita akui di BPN Pringsewu , dari proses Hibah di berikan oleh ibunya ( alamrhum Sutirah )kepada Tri Wahyuni , berdasarkan data di BPN Pringsewu, jelas kasi pelayanan petahan Mardi Mursid S.ST saat dimintak ketrangan ruang kerjanya selasa (14/6/2022).

Lanjut Mardi Mursid , sertifikat tanah yang diakui di BPN tentu sertifikat yang terbaru dan terdaftar di data kami ,bila kita lihat dalam kasus ini ,sertifikat ini sudah sesuai presudur sertifikat tanah atas nama Sri Wahyuni ,memang benar atas nama yang bersakutan ,dan atas kepemilikan sertifikat yang di akui di kantor BPN Pringsewu ” jelas mardi Mursid .

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Minta 19 Kakon Terpilih Transparan Soal Anggaran

Perlu di ketahui

Sertifikat tanah adalah bukti kepemilikan dan hak seseorang atas tanah atau lahan.

Sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) merupakan dokumen negara yang sangat vital.

Dicetak oleh Peruri yang telah dipercayakan BPN, sertifikat tanah bisa dibuat secara mandiri ataupun melalui jasa PPAT.

Adapun tujuan pendaftaran tanah dalam pasal 3 PP No. 24 tahun 1997 yaitu:

1. Memberi kepastian hukum dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas suatu bidang tanah, satuan rumah susun dan hak lain yang terdaftar agar dengan membuktikan dirinya sebagai pemegang bersangkutan.

2. Untuk menyediakan informasi pihak-pihak yang berkepentingan termasuk pemerintah agar dengan mudah memperoleh data yang diperlukan.

Baca Juga :  Pimpin Pekon Waringinsari Timur, Eni Nurhayati Jadi Satu-Satunya Perempuan yang Dilantik

3. Untuk penyajian data Kantor Pertanahan atas peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, buku tanah dan daftar nama.

4. Untuk terselenggaranya tertib administrasi pertanahan.

Sertifikat tanah pun memiliki fungsi surat tanda bukti yang berlaku sebagai alat pembuktian kuat mengenai data fisik dan data yuridis.

Sepanjang data fisik dan yuridis sesuai dengan data yang ada di dalam surat ukur dan buku tanah, maka sertifikat tanah pun terbukti keabsahannya. (Tim /her)

Tulis Komentar