oleh

Lambar Peringkat 9 Sistem Pencegahan Korupsi di Lampung

LAMPUNG BARAT – Kabupaten Lampung Barat dinyatakan masuk dalam urutan ke 9 dari 15 Kabupaten dan Kota lainnya di Provinsi Lampung berdasarkan sistem Monitoring Centre for Prevention (MCP) pada akhir Desember 2021 lalu.

Hal tersebut diutarakan Bupati Lambar, Parosil Mabsus saat Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Ruang Rapat Pesagi Setdakab setempat bersama Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) Andy Purwana dan lainnya, Kamis (23/6/2022).

Diketahui, MCP merupakan aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Terlebih, berdasarkan ketentuan Pasal 6 huruf b dan d UU No. 19 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 30 tahun 2002, KPK bertugas yang melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Diskominfotik Lambar Sapa Petugas Radio Lewat Udara

Serta KPK sebagai lembaga yang bertugas melaksanakan pelayanan publik, serta supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Data per 31 Desember 2021 Pemkab Lambar berada di urutan ke 9 dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ujar Pakcik.

Capaian tersebut menurutnya, berdasarkan hasil akumulasi mencapai bobot nilai 83,35 % dari berbagai prosentase item di lingkungan Pemkab setempat.

Seperti, Perencanaan dan penganggaran sebesar 75,4 %, Pengadaan barang dan jasa 98,1 %, Perizinan 90,0%, Penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) 89,3%.

“Serta Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) 75,7%, Optimalisasi penerimaan daerah 67,1%, Pengelolaan barang milik daerah 77,8% dan Dana desa sebesar 85,9%,” rinci Parosil Mabsus.

Baca Juga :  Lampung Barat Bakal Ada Sekolah Ikan

Diterangkan Parosil, capaian tersebut berdasarkan finalisasi penilaian setelah dilakukan monitoring dan evaluasi selama kegiatan tahun sebelumnya.

Pihaknya berkeyakinan, pada kinerja berikutnya dapat menigkatkan rating MCP secara lebih optimal.

“Dengan ini kami sampaikan progres capaian MCP Pemkab Lambar sampai dengan Desember tahun 2021,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Kasatgas KPK Andy Purwana, menanggapi paparan yang disampaikan Bupati Parosil, pihaknya mengapresiasi komitmen Pemkab setempat. Terutama, komitmen kuat untuk menaikkan rating MCP dimaksud.

“Jadi komitmen pak bupati sudah sangat kuat tinggal bapak ibu (perangkat daerah) untuk meneruskan atau menindak lanjutinya,”

Atas capaian tersebut hemat Andy Purwana, pihakya menilai Pemkab setempat mampu meningkatkan ratifikasi khususnya pada MCP.

Baca Juga :  Pembangunan Masjid Nurul Huda, Parosil : Bagian Syiar Islam

“Saya yakin, Lampung Barat bisa meraih rating lima (5) besar dari urutan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung, mudah-mudahan malah bisa tiga (3)besar,” tandasnya.

Hadir pada kesempatan diatas, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, Staf Ahli Bupati dan Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat, serta perwakilan KPK yakni Person In Charge (PIC) Lampung Wuri Nurhayati dan PIC Sumatera Selatan, Alfi Rahma Waluyo dan Mardialina.

(En/Pai)

Tulis Komentar