oleh

Multifungsi; Selain Etalase, Gedung UMKM dan IKM Lambar Bakal Digunakan Sebagai Klinik

 

LAMPUNG BARAT – Rencana pembangunan gedung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Mengah (IKM) oleh Pemerintah Pemkab Lampung Barat diperkirakan penuh akan maslahat.

Pasalnya, selain sebagai sarana untuk memasarkan produk UMKM, rencana peruntukan gedung dimaksud bakal dijadikan sebagai pusat pengembangan inovasi.

Pernyataan tersebut diutarakan Bupati Lambar, Parosil Mabsus saat meninjau lokasi Rencana Pembangunan Gedung UMKM dan IKM di lahan kosong samping Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) komplek Pemkab setempat, Kamis (23/6/2022).

“Saya berharap nantinya, selain wadah untuk memasarkan produk UMKM yang ada juga menjadi pusat pengembangan inovasi dengan memasarkan produk khas yang terdapat di Lambar,” ujar Parosil Mabsus.

Baca Juga :  Usai Libur Sekolah, Siswa MIN 2 Lambar Hasilkan Sofa Ecobrick

Ia berharap, proses pembangunan yang direncanakan akan dimulai pada 2023 mendatang itu berjalan lancar dan tepat waktu.

“Kita sama-sama berdoa saja, semoga pembangunan gedung UMKM dan IKM ini dapat terealisasi,” ucap Pakcik sapaan Parosil Mabsus.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wasisno Sembiring, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tri Umar Yani dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Haiza Rinsa.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperindag Lambar, Tri Umaryani, menjelaskan ikhwal rencana pembangunan gedung UMKM dan IKM diatas.

Lantaran kata dia, rencana pembangunan tersebut ikhwal Pemkab Lambar melalui Diskoperindag telah memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian terkait.

Baca Juga :  Pembangunan Masjid Nurul Huda, Parosil : Bagian Syiar Islam

“Untuk tahun ini kita memperoleh DAK untuk pembangunan layanan usaha terpadu, sebagai layanan seperti klinik,” ucapnya.

“Jadi jika manusia memiliki rumah sakit, maka UMKM ini punya klinik,” sambungnya.

Diterangkannya, rencana pembangunan terhadap dua gedung tersebut, sejatinya akan dilakukan tahun 2023 mendatang.

Yakni, berupa gedung UMKM di sekitaran Pemkab Lambar, sementara gedung IKM bakal direalisasikan di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balik Bukit.

“Untuk UMKM luas lahan 2000 meter rencananya akan dibangunan gedung dua lantai dengan ukuran 700 meter. Sedangkan gedung IKM luas lahan 700 meter dengan luas bangunan 400 meter,” paparnya.

Tri Umaryani berharap, rencana pembangunan gedung tersebut dapat menjadi salahsatu alternatif dalam memajukan sektor UMKM dan IKM di Kabupaten setempat.

Baca Juga :  Pelatihan Penganggaran Berbasis Gender Berdampak Pada Pembangunan

“Agar kedepannya, dapat meningkatkan kualitas dan daya saing untuk UMKM Kabupaten Lampung Barat,” tandasnya.

(En/Pai)

Tulis Komentar