oleh

Pekon Tri Mulyo Lampung Barat Masuk Lima Besar Lomba Desa se Lampung

 

LAMPUNG BARAT – Pekon Trimulyo Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat dinyatakan berhasil lolos lima besar dalam lomba desa/pekon tingkat Provinsi Lampung 2022.

Sementara, jenjang tingkat Kabupaten Lampung Barat Pekon Trimulyo berhasil meraih juara pertama.

Hal tersebut diketahui saat Klarifikasi Lapangan Lomba Desa/Pekon Tingkat Provinsi Lampung oleh Pemprov di Pekon setempat, Senin (27/6/2022).

Nampak hadir, Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, Ketua Tim Verifikasi Lapangan Evaluasi Perkembangan Pekon Tingkat Provinsi Lampung Ganjar Jationo SE.M.Ap dan Jajaran serta Ketua TP-PKK Lambar.

Kemudian, Partinia Parosil Mabsus, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Gurti Komarawati Mad Hasnurin dan Staf Ahli Bupati berikut Kepala Perangkat Daerah hingga Uspika lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lambar Parosil Mabsus, mengucapkan selamat datang kepada tim kunjungan klarifikasi lomba asal Pemprov di Lampung Barat bumi beguai jejama sai betik.

Dirinya turut memaparkan terkait keberhasilan Pekon Trimulyo yang menjadi salahsatu kebanggaan mewakili Kabupaten setempat.

“Perlombaan desa ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan desa, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat,” ujar Parosil Mabsus.

Baca Juga :  96 KPM di Pekon Atar Bawang Terima BLT DD

Terkait ditetapkannya Pekon Trimulyo mewakili Kabupaten Lambar pada gelaran lomba berikutnya di tingkat Provinsi, Parosil mengungkapkan sejatinya pekon terkait telah melalui proses penilaian dan evaluasi berjenjang, mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat Kabupaten.

“Untuk itu, saya merasa bangga dan bersyukur atas antusiasme serta peran warga masyarakat Trimulyo ini dalam memaksimalkan Kegiatan lomba desa ini,” ucapnya.

Peratin Trimulyo Buchori, S.P, turut berbangga terkait Pekon binaanya dipercaya mewakili Kabupaten pada lomba tingkat Provinsi.

Hal tersebut katanya, berkat kerja keras dan dukungan dari Pemkab Lambar dan Kepala Perangkat Daerah, LHP, Uspika Kecamatan dan masyarakat.

“Ini adalah mimpi kita bersama yang sudah kami bangun dan tentu mimpi ini bukan hanya mimpi kami, tetapi mimpi ini adalah mimpi kita bersama,” ujar Buchori.

Sementara, Ketua Tim Verifikasi Lapangan Evaluasi Perkembangan Pekon Tingkat Provinsi Lampung Ganjar Jationo SE.M.Ap menyampaikan sejumlah catatan.

Baca Juga :  Sambangi Korban Kebakaran, Bupati Parosil Beri Bantuan di Way Tenong

Bahwasanya salah satu media untuk melaksanakan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan Desa maka Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi Desa dan Kelurahan atau Pekon

“Evaluasi Perkembangan Desa dan kelurahan adalah suatu upaya penilaian tingkat penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan yang didasarkan pada Instrumen evaluasi perkembangan Desa dan kelurahan,” paparnya.

“Tujuannya, untuk mengetahui efektivitas dan status perkembangan serta tahapan kemajuan Desa dan kelurahan,” kata Ganjar Jationo.

Adapun lanjutnya, Instrumen Evaluasi Perkembangan Desa dan kelurahan adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai serta menentukan status tertentu dari capaian hasil tingkat perkembangan Desa dan kelurahan.

Penilaiannya, meliputi tiga indikator yakni Bidang Pemerintahan Desa, Bidang Kewilayahan Desa dan Bidang Kemasyarakatan Desa dengan 19 aspek dan 490 indikator penilaian.

“Perlombaan Desa dan Kelurahan pada tahun 2022 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. dimana, pada tahun ini kita masih dalam

Kendati demikian terang Ganjar Jationo, kondisi endemi pasca pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia, telah mempengaruhi kondisi ekonomi sosial dan masyarakat termasuk di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Kawanan Gajah Liar Satroni Kantor Camat Suoh

“Tentu, Masa endemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Desa untuk tetap melakukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilingkungannya dengan melakukan inovasi sesuai dengan potensi yang ada di desanya masing-masing,” ucapnya.

“Hal ini sejalan dengan Tema Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2022 Yaitu : Desa dan Kelurahan Tangguh, Ekonomi Masyarakat Tumbuh,” sambungnya.

Ganjar berpesan kiranya kepada Kepala Desa beserta perangkat dapat memberikan data yang akan dijadikan bahan oleh tim penilai untuk menentukan potensi serta saran perbaikan yang harus dilaksanakan.

Tujuannya, agar proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa akan semakin berhasil guna dan berdaya guna.

“Sebagaimana harapan Kami desa-desa di Provinsi Lampung makin Berjaya,” tandasnya.

(En/Pai)

Tulis Komentar