oleh

“Jangan Bilang Siapa-siapa Nanti Kamu Bapak Buxxh”

“Jangan bilang siapa-siapa, nanti kamu bapak bunuh,” ancam Maniso setiap usai memperkosa anak kandungnya sendiri. Ancaman verbal itu juga disertai todongan senjata tajam ketika memaksa anaknya membuka baju.

Pringsewu – Tak terbayangkan betapa sakit hatinya Sum, ketika tahu anaknya telah disetubuhi bapaknya sendiri. Dan betapa marahnya dia, ketika tahu suaminya itu juga pernah menjual anaknya kepada orang lain.

Kegilaan bapak perkosa anak kandung berusia 12 tahun ini terjadi di Pagelaran, Pringsewu. Kepolisian setempat telah menangkap Si Bapak Bejat itu dan menyita banyak barang bukti, mulai dari
sebilah pisau hingga celana dalam.

Penyidik Polres Pringsewu yang menangani kasus ini juga tengah menyiapkan pasal-pasal untuk menjerat Maniso dengan hukuman maksimal.

Baca Juga :  PNS Diskominfo Lampura Malas Ngantor, Doni Lapor ke Inspektorat

Perkara ini heboh setelah Satreskrim Polres Pringsewu mengungkap kasus ini pada Sabtu (30/7/2022) kemarin.

Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi kepada awak media mengatakan telah mengamankan pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Kasus itu terungkap setelah ibu korban, Sum, melapor ke polisi.

Belakangan diketahui, Maniso rutin menggasak anak sendirinya berkali-kali sejal Juni 2021 sampai terakhir Mei 2022.

“Modusnya, tersangka menyuruh korban masuk ke dalam kamar, kemudian mengunci pintu kamar. Lalu pelaku menodongkan sebilah pisau sambil memaksa dan mengancam korban,” kata kapolres, Minggu (31/07/22).

Perbuatan itu biasa dilakukan tersangka 4x sehari. Kebanyakan di malam hari.

Kepada polisi tersangka mengakui bahwa ia tak kuat menahan gejolak nafsu birahi sejak tidak tinggal bersama istri.

Baca Juga :  Sah! Mahfud MD Benarkan Informasi Ferdy Sambo Sudah Ditahan, Ini Penjelasan Lengkapnya

Tersangka yang bernafsu tinggi seperti binatang ini ditangkap pada Kamis (28 Juli 2022).

Lalu, mengapa pula Maniso sampai tega menjual anaknya sendiri?

Dari keterangan korban menuturkan bapaknya sempat menjual dirinya kepada teman bapaknya dengan alasan untuk membayar utang.(her)

Tulis Komentar