Salah Kutip! Bukan SITI MAKRIFAH Tapi SITI AZIZAH yang Disebut Menitipkan Mahasiswa ke Karomani

Nama Siti Makrifah, putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin ramai diberitakan ikut menitipkan seorang mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Unila. Kabar itu telah dibantah Siti Makrifah. Ada dugaan media salah kutip. Bukan Siti yang itu, tapi Siti yang lain masih anak Ma'ruf Amin.

“Bukan Siti Makrifah, tetapi Siti Nur Azizah yang menitipkan anak temannya seorang anggota DPRD di Provinsi Banten. Itu keterangan yang saya terima dari Karomani dimana beliau lupa namanya,” katanya, Jumat (07/04/23).

 

Bacaan Lainnya

 

BANDARLAMPUNG – Nama Siti Makrifah, putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin ramai diberitakan ikut menitipkan seorang mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Unila. Kabar itu telah dibantah Siti Makrifah. Ada dugaan media salah kutip. Bukan Siti yang itu, tapi Siti yang lain masih anak Ma’ruf Amin.

Haluan Lampung mencoba menelusuri terkait nama Siti, anak Ma’ruf Amin. Dari https://id.wikipedia.org/, Haluan Lampung memperoleh informasi KH Ma’ruf Amin memiliki enam putri, semuanya bernama awal Siti.

Siti yang pertama adalah Siti Nur Azizah, kedua Siti Makrifah, ketiga Siti Haniatunnisa, ke-empat Siti Hannah, kelima Siti Mamduhah dan ke-enam Siti Najihah.

Kuasa Hukum Prof Karomani dan Andi Desfiandi, Resmen Kadafi/Net

Untuk mencari tahu kebenaran terkait Siti mana yang dimaksud, Haluan Lampung meminta penjelasan dari Resmen Kadafi, Kuasa Hukum terdakwa Karomani.

Hasilnya, terbukti ada salah kutip. Menurut Resmen Siti yang dimaksud memang putri Ma’ruf Amin, tetapi bukan Siti Makrifah, melainkan Siti Nur Azizah.

“Bukan Siti Makrifah, tetapi Siti Nur Azizah yang menitipkan anak temannya seorang anggota DPRD di Provinsi Banten. Itu keterangan yang saya terima dari Karomani dimana beliau lupa namanya,” katanya, Jumat (07/04/23).

Menukil laman antikorupsi.org Siti Nur Azizah Maruf adalah putri keempat Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan almarhumah Siti Churiyyah.

Siti Azizah lahir di Jakarta, pada 5 September 1972 silam atau berusia 51 tahun. Sebelum menjadi politisi ia lebih dulu dikenal sebagai dosen di STAI Salahudin Al Ayubi, Jakarta Utara sejak 1995.

Siti Nur Azizah fokus mengajar di bidang hukum dengan bekal gelar doktoralnya yang juga di bidang hukum. Selain menjadi dosen ia juga berkarier di Kementerian Agama Republik Indonesia. Siti Nur Azizah juga pernah mewakili Kemenag dalam sejumlah kegiatan di tingkat internasional.

Suami Siti Nur Azizah bernama Muhammad Rapsel Ali yang merupakan politikus Partai Nasdem. Saat ini sang suami menjabat sebagai anggota DPR RI komisi VIII.

Saudara Siti Nur Azizah, Siti Haniatunnisa dan Ahmad Syauqi Ma’ruf juga punya posisi penting. Siti Haniatunissa adalah Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat dan Ahmad Syauqi Ma’ruf adalah pimpinan Sentra Komunitas Bisnis Terpadu atau Sekobidu.

Terbaru, Siti Azizah baru sama dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Negeri Surabaya atau Unesa pada Kamis, 16 Maret 2023. Senat Akademik memberikan gelar profesor kepadanya dalam bidang Ilmu Hukum Bisnis Halal pada Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa.

Sedangkan Siti Makrifah adalah putri sulung Ma’ruf Amin, Ia lahir di Jakarta, 1967. Saat ini menjabat Komisaris Utama PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah

Untuk perjalanan kariernya sendiri, dilansir laman resmi Akrindo Syariah, Siti Makrifah sebelumnya pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri. Jabatan itu ia emban selama periode 2019-2020.

Barulah pada 16 Juni 2021, melalui Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah, putri orang kedua Indonesia ini diangkat menjadi komisaris utama. Selain posisi itu, ia diketahui juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Reasuransi Nasional Indonesia.

Siti Makrifah Membantah

Diketahui Siti Makrifah telah membantah terlibat titip menitip mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) seperti yang dituduhkan terdakwa kasus korupsi sekaligus mantan rektor Unila Karomani di persidangan.

“Terus terang saya merasa difitnah, karena betul-betul tidak kenal semuanya kecuali dengan Prof Karomani. Itupun pada masa-masa Pilpres dulu,” kata Siti, Kamis (6/4).

Siti mengaku pernah ditanya oleh Karomani apakah ia menitipkan calon mahasiswa di Fakultas Kedokteran Unila.

Mendengar pertanyaan Karomani itu, Siti langsung membantahnya.

“Saya jawab tidak, karena memang saya tidak pernah titip untuk jadi mahasiswa di sana,” jelas Siti.

Siti menilai hal ini sebetulnya bisa ditelusuri dan dicari siapa pihak yang menitipkan calon mahasiswa tersebut.

Belakangan, ia mengetahui dari pemberitaan media massa bahwa calon mahasiswa yang dititipkan tersebut kabarnya merupakan anak salah satu anggota DPRD. Namun, Siti menegaskan tak mengetahui calon mahasiswa yang dititipkan tersebut.

“Saya lebih tidak tahu lagi karena memang saya tidak di politik dan tidak kenal baik anak maupun orang tuanya,” kata dia.

Sebelumnya, Karomani mengklaim putri wapres ikut menitipkan seorang mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Unila.

Klaim itu diungkapkan olehnya dalam sidang lanjutan kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung, Kamis (6/4).(iwa)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan