Panaragan – Dalam upaya memastikan ketersediaan stok beras di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Kapolres AKBP Ndaru Istimawan melakukan inspeksi langsung ke sejumlah pabrik penggilingan padi di daerah tersebut.
Termasuk pabrik milik I Nyoman di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulangbawang Udik, Jumat ini.
Kunjungan ini merupakan bagian dari koordinasi Kapolres Tubaba dengan Bulog setempat untuk memonitor ketersediaan pangan, khususnya beras, yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
AKBP Ndaru menyatakan bahwa dari kunjungan tersebut, ditemukan bahwa salah satu pabrik yang dikunjungi memiliki kapasitas penggilingan mencapai 6 ton per hari, sebuah angka yang menjanjikan untuk pemenuhan kebutuhan lokal.
“Kami bersama tim telah mengunjungi dan memeriksa langsung proses penggilingan padi di beberapa lokasi. Hasilnya cukup menggembirakan karena ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat diprediksi akan mencukupi hingga masa panen di bulan Maret 2024,” kata AKBP Ndaru.
Lebih lanjut, beliau menambahkan, “Tujuan kami tidak lain adalah untuk memastikan masyarakat Tubaba memiliki akses terhadap beras yang cukup dan terhindar dari praktik penimbunan yang bisa merugikan warga.”
Inisiatif yang diambil oleh Kapolres Tubaba ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam mengawal ketersediaan bahan pangan, khususnya beras, agar stabilitas harga dan distribusi di masyarakat bisa terjaga.
Langkah ini juga diharapkan bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah bersama dengan aparat keamanan selalu berupaya memastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi dengan baik.
AKBP Ndaru Istimawan berharap dengan upaya ini, situasi kebutuhan pangan khususnya beras di Kabupaten Tulangbawang Barat akan tetap kondusif dan tidak terjadi kelangkaan yang bisa menyebabkan kenaikan harga.
Kepolisian Tubaba akan terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan hal tersebut.(*)








