Dukungan Positif dari Pelaku Perhotelan Lampung atas Kebijakan Menteri Tito: Pemda Kini Bisa Gelar Meeting di Hotel dan Restoran

Bandar Lampung — Keputusan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang memperbolehkan kembali pemerintah daerah (Pemda) menggelar rapat, pertemuan, atau kegiatan serupa di hotel dan restoran mendapat sambutan positif dari pelaku industri perhotelan di Provinsi Lampung.

General Manager Rosa Hostel Bandar Lampung sekaligus penggiat perhotelan dan pariwisata Lampung, Harry Hardianto, menyatakan apresiasi mendalam terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, kebijakan ini menjadi angin segar bagi pelaku industri perhotelan.

“Kami menyambut baik pernyataan Pak Menteri Tito. Ini adalah langkah yang sangat tepat untuk mendorong pemulihan sektor perhotelan dan pariwisata, khususnya di daerah seperti Lampung yang sangat bergantung pada kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” ujar Harry Hardianto, minggu (22/6).
Harry menambahkan bahwa selama ini, banyak hotel dan restoran di daerah mengalami penurunan pendapatan signifikan karena pembatasan kegiatan pemerintah di luar kantor. Padahal, kegiatan meeting atau pelatihan dari instansi pemerintahan merupakan salah satu kontributor utama pendapatan sektor ini.

“Dengan dibukanya kembali ruang bagi Pemda untuk menggelar acara di hotel dan restoran, tentu ini akan membantu meningkatkan okupansi kamar, penggunaan ruang pertemuan, serta konsumsi makanan dan minuman yang ada di tempat kami,” tambahnya.
Selain mendongkrak ekonomi lokal, Harry juga menilai bahwa kegiatan Pemda di hotel dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata, serta mempercepat promosi potensi daerah melalui penyelenggaraan event dan kegiatan resmi.

Ia juga berharap kebijakan ini diikuti dengan panduan teknis yang jelas agar implementasi di lapangan berjalan lancar, akuntabel, dan tetap memprioritaskan efisiensi anggaran.

“Kami siap berkolaborasi dan mendukung penuh Pemda yang ingin menyelenggarakan kegiatan di hotel, tentu dengan penawaran yang kompetitif dan pelayanan terbaik,” tutup Harry.
Keputusan Mendagri Tito ini menjadi dorongan penting bagi roda ekonomi lokal, terutama sektor perhotelan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung aktivitas pemerintahan di luar kantor.

Pos terkait