Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong generasi muda di Provinsi Lampung untuk terjun langsung ke sektor-sektor riil seperti pertanian, peternakan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, langkah ini merupakan kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah yang tidak melulu bergantung pada anggaran pemerintah.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur dalam acara Sarasehan Pemuda Lintas Generasi yang digelar untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Aula DPD KNPI Lampung, Selasa (29/7/2025) malam.
Dalam sambutannya, Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa perubahan dan pembangunan dapat diwujudkan melalui regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan pemuda, meskipun di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kalau bukan anak muda Lampung yang masuk ke sektor pertanian, peternakan, UMKM, siapa lagi? Kita punya komoditas bernilai tinggi seperti singkong, beras, kambing, tapi belum ada yang benar-benar menjadikannya sumber penghidupan utama,” ujar Gubernur.
Ia mengingatkan agar para pemuda tidak hanya menunggu dukungan dana dari pemerintah, melainkan proaktif mencari peluang dari berbagai skema kebijakan yang telah disiapkan.
“Anggaran kita terbatas. Tapi regulasi itu lebih tajam dari APBD. Dengan regulasi yang berpihak, kita bisa buka kesempatan buat kalian,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, terus berupaya menciptakan ruang kreatif dan produktif bagi pemuda. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program seperti pelatihan vokasi, pembinaan di bidang olahraga dan seni, hingga dukungan terhadap pengembangan kewirausahaan dan kepemimpinan.
Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiansyah, menyambut baik visi Gubernur. Ia mengapresiasi pandangan Rahmat Mirzani Djausal yang dinilai progresif dan realistis dalam mengembangkan ekonomi daerah dengan mengandalkan kekuatan pemuda di luar skema anggaran konvensional.
Sarasehan yang mengangkat tema “Kebersamaan Pemuda Menuju Lampung Maju” ini menjadi platform dialog antar generasi untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Acara peringatan Harlah KNPI ke-52 ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD KNPI yang disaksikan langsung oleh Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi, Anggota DPR RI, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung.(Red)





