23 KPM Kampung Suka Jadi Terima BLT-DD 

23 KPM Kampung Suka Jadi Terima BLT-DD 
23 KPM Kampung Suka Jadi Terima BLT-DD. Foto Istimewa

Waykanan – Pemerintah Kampung Suka Jadi, Kecamatan Kasui, Kabupaten Waykanan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Kemiskinan Ekstrem tahap 2 tahun 2024.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ramlan Azhari yang mewakili Camat Kasui, BPK, Kepala Kampung Suka Jadi Yenni Rachman Pendamping Desa (PLD), Babinsa Bhabinkamtibmas, serta aparatur kampung, berlangsung aman dan lancar. 

Bacaan Lainnya

Sebanyak 23 KPM BLT-DD T.A 2024 menerima bantuan tersebut.

“Hari ini kita bagikan kembali BLT DD Kemiskinan Ekstrem tahap 2 kepada masyarakat. Besarnya bantuan yang telah diterima langsung sebesar Rp. 900.000,00 per/KPM selama tiga bulan April, Mei, dan Juni,” jelas Kepala Kampung Suka Jadi, Yenni Rachman, Jumat, 5 April 2024. 

Baca Juga  Johan Ramusta Jabat Kasi Pelayanan Kampung Sukarame

Menurutnya, penentuan penerima BLT DD kemiskinan ekstrem didasarkan pada keluarga yang belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah, termasuk melalui PKH, BPNT, KKS, BST, Kartu Pra Kerja, maupun program bansos lainnya.

“Kriteria tersebut ditetapkan agar memudahkan pendataan calon KPM dan mencegah menerima bantuan ganda atau timpang tindih dari anggaran Pemerintah, sehingga dapat terjadi pemerataan penyaluran bantuan dalam masyarakat setempat sesuai mekanisme dan kriterianya,” ungkapnya.

Yenni Rachman juga mengucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak dan bekerja keras sehingga BLT-DD Tahap 2 tahun 2024 dapat disalurkan kembali.

Baca Juga  Ungkap KKN di BKPSDM Pringsewu Kejati Turun Ke Lapangan

“Dengan bantuan langsung tunai yang bersumber dari Dana Desa, saya berharap dapat meringankan beban masyarakat dan dapat dipergunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari, terutama menjelang bulan suci Ramadhan,” tambahnya.

“Kami hanya dapat berpesan kepada masyarakat KPM penerima BLT-DD agar dapat menggunakan uang dengan sebaik-baiknya, dan semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk kita semua dalam pemenuhan kebutuhan hidup dimasa sulit seperti saat ini dan yang paling utama bisa digunakan untuk keperluan selama berpuasa di bulan suci Ramadhan dan juga jelang lebaran ini,” tutup Yenni Rachman.(Med)

Pos terkait