Pesawaran – Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran mulai menerapkanĀ digitalisasi untuk meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata. Digitalisasi tersebut berupa alat barcode yang akan disebar di lokasi wisata yang sudah terakomodir dan terhubung dengan perangkat yang ada di Pemkab Pesawaran. Untuk sementara alat tersebut baru terpasang di Pantai Mutun.
Hal ini disampaikan Anggun selaku Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran saat diasambangi Haluan Lampung, Senin (29/5/2023).
Menurut Anggun, sistem digitalisasi tersebut bersifat pelayanan sekaligus untuk menekan laju inflasi pasca wabah Covid-19. Pelaksanaanya dikerjasamakan dengan dengan pemilik/ pengelola Pariwisata yang tersebar di Bumi Andan Jejama.
Masih kata Kadis Pariwisata, dari hasil para pengunjung, Dinas pariwisata menetapkan Rp5.000 untuk PAD Pesawaran.
Lanjut Anggun, dari nilai yang sudah disepakati tersebut, ada asuransi senilai Rp1.000 yang nilai pertanggungannya bisa dicairkan bila ada insiden di luar kemampuan manusia.
Anggun meminta pengelola barcode di lokasi wisata secara kontinu menggunakan alat tersebut data para pengunjung dapat update ke dengan Pemkab Pesawaran dan masuk ke Kas daerah(MDS).





