APBD 2023 Way Kanan Diprioritaskan untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Rapat paripurna DPRD Way Kanan/Istimewa

WAY KANAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Waykanan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, alokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 Rp1,3 Triliun.

Hal itu ditandai dengan telah diketoknya palu oleh pimpinan sidang dalam Rapat Paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, Selasa (29/11/2022).

Bacaan Lainnya

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Waykanan Nikman, didampingi wakil ketua dua Romli, dihadiri Bupati Waykanan Raden Adipati Surya, serta pejabat Pemkab setempat.

Baca Juga  Parosil dan Edi Novial Duet Sambangi Korban Kebakaran di Pagar Dewa

Adapun kesepakatan yang disetujui RAPBD menjadi Perda APBD 2023 adalah Rp1,3 Triliun. Jumlah tersebut merupakan anggaran pendapatan pada Tahun 2023, yang diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Disampaikan Ketua DPRD Waykanan Nikman, setelah melalui proses dan tahapan APBD Tahun 2023 telah disahkan dan disepakati antara Pemerintah Daerah dan DPRD.

“Alhamdulilah, kita sudah sahkan APBD Waykanan untuk tahun depan. Semoga menjadi percepatan pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Bupati Waykanan, Raden Adipati. Ia mengatakan anggaran kali ini diprioritaskan untuk peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Untuk penganan pandemi covid – 19 saat ini sudah mulai mereda, namun dampaknya masih kita rasakan yakni melemahnya pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Baca Juga  KPU Vermin 513 Dokumen Persyaratan Calon Anggota DPRD Way Kanan

Melalui penguatan UMKM, kata bupati, anggaran yang sedikit itu dapat dimaksimalkan dengan harapan perekonomian masyarakat Kabupaten Waykanan dapat bangkit kembali.

Selain itu, tambah Raden, dibidang kesehatan, infrastruktur, pendidikan juga tetap menjadi hal yang harus diperhatikan.

“Tidak hanya itu, Alhamdulillah sebentar lagi Unila juga akan dibuka di Kabupaten Waykanan, segera,” ujarnya.

Terakhir, ia mengingatkan seluruh kepala dinas untuk memanfaatkan anggaran yang minimal dengan tepat dan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat.(*/RLSD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan