Bang Badra Ketua YLKI Lampung Acung Jempol Buat Eva Tangani Banjir

Bang Badra Ketua YLKI Lampung

Bandar Lampung – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung memberikan Acung jempol kepada Walikota Bandar Lampung yang begitu responsif langsung turun ke lapangan sejak awal terjadinya musibah banjir didaerah teluk betung dan langsung mengambil langkah langkah starategis bagi masyarakat terdampak.

Subadra Yani Ketua YLKI Lampung di Kantornya menyampaikan kepada media, “Apresiasi, Penghargaan dan salut untuk Ibu Walikota yang begitu responsif turun langsung dan mengambil langkah langkah starategis untuk memberikan perhatian, bantuan dan kebutuhan kepada warga terdampak banjir dengan segenap satuan kerja,” ujarnya.

Memang langkah seperti itu menurut YLKI, mereka masyarakat terdampak merasa sangat terbantu.

Baca Juga  Sempat Heboh, Ternyata Koperasi Betik Gawi Belum Bayari Uang Investasi dan Pensiunan Guru

Kemudian langkah berikutnya Ibu Walikota secara cermat telah mempelajari sebab akibat dari banjir ini, meskipun Ibu Walikota meyakini ini adalah musibah. Ibu Walikota memandang perlu melakukan analisa dilapangan dan menangkap aspirasi masyarakat terdampak, bahwa; salah satunya penyebab tinggi dan meluasnya musibah banjir ini dampak dari pada alur alir air dari Perumahan Citra Garden yang pengelolaanya perlu di evaluasi untuk dilakukan perbaikan.

YLKI Lampung, berharap pertemuan Ibu Walikota dengan pihak pengembang PERUMAHAN CITRA GARDEN, dapat memperoleh titik temu dalam menghadapi dan mengatasi banjir.

Sikap tegas taktis dan strategis seperti ini yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Baca Juga  Arinal: Partai Politik Memiliki Peran Penting Mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Lampung

YLKI menyarankan disamping perbaikan fisik dan pengelolaan debit air di embung resapan dan penampungan air yang ada disekitar perumahan CITRA GARDEN, pihak pengembang harus bergerak cepat melakukan perbaikan alur alir air juga pengembalian fungsi lahan resapan air dan stabilitas siklus air pada embung dan daerah sekitar.

Disamping itu juga Badra meminta kepada teman² aktifis lingkungan untuk turun kelapangan melakukan investigasi apabila ada unsur pelanggaran & kelalaian pihak pengembang, maka dapat dilakukan upaya hukum melalui upaya gugatan class action. (rls)

Pos terkait