Bawaslu dan RPA Cegah Diskriminasi Terhadap Perempuan dan Anak di Pemilu

BANDAR LAMPUNG – Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Provinsi Lampung adakan sekolah pemilu demokrasi ramah perempuan dan anak, Sabtu (8/10/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu langkah pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak diranah publik, khusunya dalam lingkup pemilu. Dimana sering terjadi deskriminasi terhadap perempuan dan ekploitasi terhadap anak.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Gubernur Arinal Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih di Pemilu 2024

Enny Puji Lestari, ketua RPA Lampung menyampaikan, bahwa kegiatan ini wujud dari kerjasama RPA dengan Bawaslu Lampung sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam pelaksanaan pemilu.

” RPA menghadirkan kegiatan ini sebagai sebuah lembaga untuk menghadirkan pengetahuan tentang kekerasan yang kerap terjadi di suasana pemilu,” jelasnya.

Baca Juga  Kampanye dan Pembangunan: Mata Lampung Barat Tertuju pada Zulhas dan Mahfud

Sementara, Erina Pane, pembina RPA Provinsi Lampung dalam sambutannya mengatakan anak seringkali dilibatkan dalam proses kampanye pemilu, serta anak-anak sering mendapatkan perlakuan deskriminasi apabila orang tuanya memiliki perbedaan calon dalam pelaksanaan pemilu.

“Kegiatan ini dilaksanakan juga merupakan upaya RPA untuk mengajak melakukan kesetaraan gender di ranah publik,” ucapnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan