Dendi Ajak ASN Tingkatkan Profesionalisme

Dendi Ajak ASN Tingkatkan Profesionalisme
Dendi Ajak ASN Tingkatkan Profesionalisme. Foto Istimewa

Gedongtataan – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, mengajak seluruh anggota Korpri meneguhkan netralitas, dan profesionalisme, meningkatkan kinerja, terutama bidang pelayanan publik dan peduli seluruh anggota terhadap masyarakat.

Begitu ajakan Bupati Pesawaran dalam upacara memperingati HUT ke-52 Korpri, Hari Guru Nasional (HGN), dan HUT ke-78 Persatuan Guru di Lapangan Pemkab Pesawaran, Selasa (28/11).

Bacaan Lainnya

Selain itu, ia mengajak agar memantapkan fungsi organisasi Korpri sebagai perekat pemersatu bangsa dalam mendukung pembangunan nasional, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, serta meningkatkan peduli sosial dan lingkungan.

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Ikut Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan BSrE

Bertemakan “Korprikan Indonesia” yang mengandung makna bahwa KORPRI adalah abdi negara dan abdi masyarakat, maka upaya memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan.

Menurut Dendi, menjadi guru bukanlah pekerjaan mudah. Guru menjadi unsur penting mendorong terwujud Indonesia Emas 2045.

“Ditambah lagi, tahun 2030-an, kita akan berada pada puncak bonus demografi yang merupakan sebuah peluang melompat menjadi negara maju,” ucap Dendi

Oleh sebab itu sambung ia, peluang bonus demografi yang akan muncul tahun 2030-an betul-betul harus dimanfaatkan dimana saat itu penduduk akan didominasi usia muda.

Menurutnya, ini ialah kesempatan emas bagi kemajuan daerah, bagi bangsa dan negara bila bisa memanfaatkannya.

Baca Juga  HGN Ke-77 Way Kanan, Tenaga Pengajar Diimbau Tingkatkan Kualitas Pendidikan

“Sebab dalam pembangunan segala bidang, pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dan itu menjadi tanggung jawab ibu dan bapak guru sekalian,” kata Dendi.

Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung ini menaruh harapan besar kepada guru. Karena itu, ia berharap PGRI dan seluruh jajaran pendidik terus memperjuangkan pendidikan inklusif, aman, nyaman, dan menyenangkan anak-anak.

“Sekolah harus menjadi taman belajar untuk menumbuh kembangkan bakat dan potensi anak, menjadi anak kokoh secara fisik, emosional, spiritual serta anak cerdas dan terampil,” ujarnya.

Dendi mengimbau untuk terus berinovasi, beradaptasi perubahan-perubahan zaman, beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan teknologi guna mencetak SDM-SDM unggul untuk kemajuan bangsa dan Pesawaran.(Mds)

Pos terkait