Desa Harapan Jaya Resmi Menjadi Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Launching Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (Dewi Ramah Mulia) di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Tahun 2022/Istimewa

GEDONGTATAAN – Salah satu titik pariwisata di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, dilaunching menjadi Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) atau disebut Dewi Ramah Mulia.

Launching tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi istri Nanda Indira Dendi, dan jajaran forkopimda setempat, di Bukit Cendana, pada Kamis (24/11/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Dendi menyebutkan bahwa, pengembangan desa wisata di Kabupaten Pesawaran membutuhkan pendekatan kebijakan yang komprehensif dengan mendorong dan mengaktualisasikan dukungan setiap stakeholder.

“Pemerintah daerah juga membutuhkan sebuah konsep yang terukur dan sistematis untuk dapat menjadi pijakan dalam pengembangan desa wisata,” ujar dia.

Baca Juga  Pemkab Pesibar Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-42 Tingkat Provinsi Lampung

Dendi menjelaskan, salah satu desa yang memiliki potensi dan keberadaan alam yang dapat menjadi destinasi wisata dan berpeluang untuk dikembangkan adalah Desa Harapan Jaya yang terletak di Kecamatan Way Ratai ini.

“Kami (pemerintah) melalui Balitbang melaksanakan kewenangan di bidang penelitian dan pengembangan, dan dalam beberapa bulan telah mempersiapkan sebuah kajian atau peta jalan (road map) untuk menghasilkan kebijakan atau konsep yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pengembangan desa wisata,” jelas Dendi.

Untuk mewujudkan Dewi Ramah Mulia, menurut Dendi, desa harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya dengan memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Selain itu, tersedianya sarana dan prasarana yang ramah perempuan dan anak.

Baca Juga  Polres Way Kanan Gelar Jumat Curhat di SMP PSMI Pakuan Ratu

“DRPPA merupakan desa yang mengintegrasikan prespektif gendre dan hak anak ke dalam tata kelola pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dendi pun berharap, agar DRPPA dapat memperkecil kesenjangan gender, serta meningkatkan peran aktif perempuan terutama dalam bidang politik, pengambilan keputusan dan ekonomi.

Namun untuk mewujudkannya, dibutuhkan tanggung jawab bersama, sinergitas dan kolaborasi antara tokoh masyarakat, tokoh agama dan para relawan. Dengan mengacu pada 10 (sepuluh) indikator DPRA.

“Saya berharap momentum ini dapat menguatkan peran perempuan dan anak dalam pembangunan dan perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Pesawaran khususnya di Desa Harapan Jaya, sehingga terwujud Dewi Ramah Mulia,” ujar dia.(MDS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan