Gubernur Luncurkan KUR dan Asuransi Terintegrasi melalui Aplikasi e-KPB

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Perbankan (BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Lampung, dan Bank Raya) dan PT.Pupuk Indonesia yang membawahi PT. Pusri dan Petrokimia/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi Terintegrasi melalui Aplikasi e-KPB untuk memberi kemudahan kepada petani Lampung.

Arinal mengatakan, pengajuan KUR dapat dilakukan melalui aplikasi KPB, sampai pada tahap petani mendapatkan notifikasi tentang status pengajuan KUR oleh perbankan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Pemerintah Patok HET Beras Rp14.800/Kg dan HPP GKP Rp5.000/Kg

“KPB prinsipnya memudahkan petani, menguntungkan petani, dan mengurangi kepentingan usaha sepihak yang bisa merugikan petani,” ucap Gubernur Arinal Djunaidi, Rabu (2/11/2022).

Melalui KPB, para petani akan mendapatkan berbagai macam kemudahan, salah satunya sarana produksi pertanian.

“Benih, pupuk, dan sebagainya kemudian akses permodalan dari perbankan hingga lembaga keuangan, pembinaan dan pendampingan manajemen usaha dan teknologi, pemasaran hasil pertanian, layanan asuransi usaha dan jaminan ketenagakerjaan, serta beasiswa pendidikan bagi keluarga petani tidak mampu,” jelas dia.

Baca Juga  Tak Ada Core Event, Kunjungan Wisata Lampung Anjlok

Arinal juga mengatakan, bahwa Menteri Pertanian RI telah menegaskan Provinsi Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian Indonesia, yang antara lain, memiliki fungsi sebagai penyedia pangan nasional.

“Hal ini didasari Lampung mempunyai banyak potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian, antara lain padi, jagung, ubi kayu, nanas, pisang, kopi, lada, kakao, ternak sapi potong, kambing, ayam dan perikanan. Komoditi-komoditi tersebut telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara,” kata dia.(VID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan