Hamilnya Putri Kandung Kuncen (Bagian 2)

Hamilnya Putri Kandung Kuncen

NASI sudah menjadi bubur, badan pun sudah terkurung di dalam penjara yang dingin. Di sanalah, KS alias Pak Kuncen meratapi nasib diri, sampai saatnya nanti, ia akan dikabari bahwa anak perempuan kandungnya punya ‘baby’. Tapi itu bukan cucunya, melainkan anak kandungnya sendiri.

Dan itu tidak lama lagi, tinggal menunggu hari.

Bacaan Lainnya

Sementara keluarga Pak Kuncen di Sukoharjo, Pringsewu masih terus menanggung malu. Rumahnya suram dan nyaris tak tampak ada kegiataan.

Mengurung diri tentu bukan jalan keluar terbaik. Kesehatan anak kandung Pak Kuncen dan bayi yang
dikandungnya harus tetap terjaga baik.

Baca Juga  ASN di Pesawaran Diajak Jadi Percontohan Taat Pajak

Ini harusnya menjaga tanggungjawab jiran dan lembaga perberdayaan perempuan. Soal bagaimana status anak yang sebentar lagi lahir, biarlah nanti waktu yang akan menjawab.

Yang terbaik dari peristiwa ini adalah Pak Kuncen sudah menyesali perbuatannya. Dan, semoga menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja, bahwa menghamili anak kandung sendiri merupakan perbuatan durjana, laknat dan paling memalukan. Ingat!

Kemarin, Pak Kuncen sudah minta maaf. Ia mengaku khilaf. Ia menyesal dan memohonkan maaf kepada istri, anak, kerabat dan warga atas kesalahannya.

Baca Juga  Faizal Risa Perjuangkan Aspirasi Warga Desa Soal Pembangunan dan SDM

Ia mengakui perbuatannya dan menceritakan bagaimana itu semua terjadi. “Saya tak kuat menahan nafsu saat melihat anak saya tidur terlentang dengan pakaian tersingkap. Saya melihat celana dalamnya,” ujar Pak Kuncen.

Pengakuan itu disampaikan Pak Kuncen kepada Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata,Kamis (25/5/2023).

Kepada Feabo, Pak Kuncen juga mengaku sedikitnya sudah empat kali meniduri anak kandungnya sendiri di atas tikar di lantai ruang tengah rumahnya.(iwa)

 

 

 

 

Pos terkait