Jalan Pasar Bandarjaya Rusak Parah

Jalan Pasar Bandarjaya Rusak Parah
Jalan Pasar Bandarjaya Rusak Parah. Foto Istimewa

Kabupaten lain saja memperoleh bantuan dari pemprov Lampung untuk ‘modal’ perbaikan jalan. Tapi jalan provinsi di Kabupaten Lampung Tengah, justeru dibiarkan rusak. Ketika gajah tak lagi tampak di pelupuk mata?

Gunungsugih – Jalan provinsi Pasar Bandarjaya Kabupaten Lampung Tengah, rusak parah.

Bacaan Lainnya

Belum ada tanda-tanda perbaikan akan dilaksanakan, meski kerusakan mulai semakin parah dan memanjang.

Sejumlah warga Pasar Bandarjaya mengeluhkan keadaan ini.

Sebab, jalan rusak sudah mencapai lebih dari satu kilometer memasuki Jalan Proklamator Raya (Jalan Lintas Nasional Terbanggibesar). Jika hujan mendera wilayah ini, maka jalur tersebut praktis becek.

Pantauan lapangan, Minggu (17/12/2023), ruas jalan provinsi yang rusak tersebut cukup menggnggu masyarakat Kecamatan Terbanggi Besar.

Tak hanya warga sekitar, tapi pengunjung Pasar Bandarjaya (wilayah barat) pun seperti itu.

Diketahui bahwa, jalur ini merupakan wilayah padat lalulintas. Banyak kendaraan hilir mudik.

Baca Juga  Mantan Bupati Isi Tausiyah di Peringatan Maulid Nabi Pemkab Pringsewu

Termasuk kendaraan bertonase besar. Jika dibiarkan, sangat mungkin lubang jalan dan bergelombang akan semakin parah.

Dari pantauan juga diketahui, diameter lubang melebar mulai dari satu hingga tiga meter, dengan kedalaman rata-rata 10 centimeter hingga 15 centi meter.

Lapisan atas jalan, sudah tak terlihat lagi aspalnya. Selebihnya, hanya terlihat bebatuan kerikil.

Informasinya, jalan rusak ini merupakan jalur penghubung antarkabupaten Lampung Tengah dengan Lampung Timur atau Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) sama dengan status Jalan Bandarjaya – Sp Mandala Lampung Tengah masuk kategori Jalan Strategis Provinsi (JSP) sepanjang 37,016 kilometer.

Beberapa warga Pasar Bandarjaya Barat mengaku, risih dengan kondisi jalan tersbut. Tak hanya debu yang mereka keluhkan, tapi juga jalan becek berlumpur jika hujan mengguyur daerah itu.

“Gimana, ya mas. Setiap hari kami lewat jalan ini menggunakan sepeda motor,” keluh salah seorang warga, Minggu (17/12/2023).

Dia mengaku, mulanya hanya membiarkan saja kerusakan jalan tersebut. Namun, lama kelamaan ketika kerusakan badan jalan semakin parah, hatinya mulai terusik.

Baca Juga  Resmikan Rumah Adat, Musa Ahmad Turut Salurkan BLT DD

“Jika dibiarkan, kerusakan akan semakin parah. Sementara saya kerjanya di Gunungsugih, otomatis harus lewat jalan ini,” ungkapnya.

Hal lain yang membuatnya mengeluh, bahwa jalan provinsi yang membelah Pasar Bandarjaya ini dilintasi pula oleh kendaraan berukuran besar, truk maupun bus.

“Mobil pribadi juga lewat sini. Jadi, semua kandaraan melintas,” ucapnya.

Jalan Alternatif

Informasi lain yang diperoleh, banyak pengendara roda dua maupun kendaraan probadi yang memilih jalan alternatif untuk menghindari kerusakan jalan. Yakni, dengan melintasi jalan kecil (jalan kabupaten) yang ada di sekitarnya.

Namun, persoalan baru justeru muncul. Jalan lingkungan ikut rusak lantaran setiap saat dilintasi kendaraan. Bahkan, mobil truk tanggung pengangkut barang, juga ikut meliwati jalur ini.

“Biasanya jam sekolah dan jam kerja banyak yang memutar lewat jalan situ, karena bisa tembus pas belakang pasar, terminal, dan langsung ke jalan nasional,” kata warga lainnya.(*)

Pos terkait