Jamaah Umroh asal Tanggamus Hilang di Madinah, Agen Travel Enggan Tangung Jawab?

BANDAR LAMPUNG – Kisah pilu menimpa keluarga Dian Setiawan (45) warga Way Haru, Kecamatan Bengkunat, Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Sang ayah Muktar bin Mat Saleh, warga Pekon Tanjungjati, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus, hilang saat melaksanakan ibadah umrah dan sampai saat ini belum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Muktar terhitung hilang sejak 7 September 2022, diduga terpisah dari istri dan rombongan saat berkunjung ke kebun kurma, di kota Madinah, Arab Saudi.

Penyedia jasa travel umrah, PT Tanur Muthmainnah Tour, yang telah melakukan pencarian disejumlah titik dan hasilnya nihil pun disebut lalai dalam menjaga jamaah.

Baca Juga  Karomani Disidang Januari 2023, Heryandi Mulai Bersaksi

Dian Setiawan, anak Mukhtar bin Mat Saleh, yang hilang, menyebutkan, kedua orangtuanya berangkat pada 3 September 2022 dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

“Mereka (orangtua) setiba di Mekkah selalu memberikan kabar, bahkan mengirimkan video,” ujar Dian, Jumat (21/10/2022).

Dirinya sebagai anak lantas menanyakan kejadian tersebut kepada agen travel.

“Mereka hanya meminta kami bersabar, karena masih dalam proses pencarian. Kami ini butuh kejelasan, dimana ayah kami,” ujar dia.

Hari demi hari tak mendapat kejelasan dari pihak travel agen, pada Senin, 17 Oktober 2022, ia bersama kuasa hukumnya sepakat membawa masalah ini ke ranah hukum.

Baca Juga  2 Oknum Guru di Lampung Timur Kuras Habis ATM Rekannya Sendiri  

Saat dikonfirmasi, tim kuasa hukum keluarga dari Kantor Hukum YD & Partners, menyebut, bahwa kejadian ini murni tanggung jawab pihak agen travel.

“Harusnya pihak agen travel berkoordinasi langsung dengan kedutaan, Polri hingga interpol untuk mencari,” kata dia.

Tim kuasa hukum juga mengaku, pada Rabu, 19 Oktober 2022, telah melaporkan kasus ini ke Polda Lampung, disusul kementerian luar negeri, kementerian agama, hingga kedutaan besar Arab Saudi di Jakarta.

“Kami juga akan melanjutkan perjuangan ini ke kantor imigrasi, himpunan atau asosiasi agen travel. Hingga nantinya juga kami akan berkoordinasi dengan pihak lain yang berkompeten dalam hal ini,” ujar dia.(RED/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan