Bandarlampung – Warga di Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung, mengeluhkan kabel optik yang jatuh ke selokan dan menyumbat aliran air.
Kejadian ini menambah daftar masalah infrastruktur yang belum teratasi di kawasan tersebut.
Menurut pengamatan di lokasi, kabel optik yang berada di selokan itu tidak hanya menyumbat aliran air, tetapi juga dipenuhi sampah.
Kondisi ini diperparah dengan banjir yang terjadi dua hari lalu akibat selokan yang tersumbat.
Rudi, seorang pedagang setempat, mengungkapkan bahwa kabel tersebut telah lama tergeletak dan menjadi penyumbat aliran sungai.
“Udah lama, sekitar lima bulan kabel ini gak ada yang rapihin,” ujarnya pada Kamis (11/01/2024).
Rudi juga menyampaikan bahwa kabel tersebut menyimpan bahaya karena mengandung aliran listrik.
“Nyetrum lagi mas, gak kuat si setrumnya tapi kerasa gitu,” tambahnya, menunjukkan risiko yang ditimbulkan oleh kabel tersebut.
Kondisi serupa juga dikeluhkan oleh Ali, seorang pengendara motor.
Ia mengatakan pernah hampir menabrak kabel optik yang jatuh dan membentang di Jalan Way Dadi, Kota Bandarlampung.
“Kemarin saya juga pernah liat ada kabel optik jatuh terus membentang di tengah jalan gitu, hampir ketabrak sama saya,” tuturnya.
Ali berharap pemerintah kota Bandarlampung segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.
Ia menyerukan agar pemerintah menertibkan para provider agar kabel-kabel optik tidak lagi mengganggu dan membahayakan warga serta pengguna jalan.(Alb)





