Kerap Menipu Pedagang Sembako, Mila Ditangkap Polisi

Kerap Menipu Pedagang Sembako, Mila Ditangkap Polisi
Kerap Menipu Pedagang Sembako, Mila Ditangkap Polisi. Foto Istimewa

Pringsewu – Kerap menipu pedagang sembako, JM alias Mila (43) seorang ibu rumah tangga asal Pajaresuk, Pringsewu, Lampung, ditangkap oleh polisi pada Senin (17/7/2023) malam karena dugaan penipuan .

Jm alias Mila (43) dugaan penipuan sejumlah pedagang beras di Pringsewu yang sempat viral di beritakan sejumlah media akhirnya tertangkap juga, kendati beberapa bulan sempat menghilang dari kejaran pihak Polres Pringsewu.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Iptu Maulana Rahmat Al Haqqi, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya, menjelaskan bahwa pelaku penipuan tersebut ditangkap oleh polisi saat sedang pulang ke rumah kontrakannya yang berada di wilayah Kecamatan Pagelaran pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga  Kapolda Lampung Hadiri Rapat Kerja Daerah Unit Pemberantasan Pungli

Menurut Kasat, pelaku ditangkap oleh polisi karena diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan terhadap sejumlah korban yang mayoritas merupakan pedagang sembako.

Kasat menjelaskan bahwa modus operandi pelaku adalah membeli barang seperti sembako dari calon korban, yang awalnya dibayar secara tunai. Namun, setelah beberapa kali melakukan transaksi, pelaku tidak membayar barang-barang yang telah diambilnya.

“Salah satu korban dari kasus penipuan ini adalah Muhammad Nur Iqbal (27), seorang pedagang sembako asal Kecamatan Gadingrejo, yang mengalami kerugian sebesar Rp 11 juta,” jelas Kasat Reskrim Pada Rabu (19/7/2023).

Baca Juga  DKP Bungkam Soal Dugaan Penyalahgunaan Anggaran 2022

Kasat mengungkapkan bahwa pelaku juga melakukan tindakan serupa terhadap lima korban lainnya. Akibat perbuatan pelaku, para korban mengalami kerugian beragam, mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, JM alias Mila akan dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana atau Pasal 372 KUHPidana Jo Pasal 65 KUHPidana atau Pasal 379a KUHP, yang dapat diancam dengan hukuman pidana penjara selama 4 tahun.

Dalam pemeriksaan polisi, JM alias Mila mengakui bahwa dia nekat melakukan penipuan karena tuntutan gaya hidup yang dijalaninya dahulu. Dari hobi bersenang-senang tersebut akhirnya meninggalnya banyak hutang.

“Dikarenakan tidak memiliki pekerjaan tetap dan tidak ada pemasukan saya akhirnya menipu sama sini untuk membayar hutang,” tuturnya.(*/Her)

Pos terkait