Lampung Siap-siap! Musim Kemarau 2024 Mulai ‘Memanggang’ Akhir Februari

Lampung Siap-siap! Musim Kemarau 2024 Mulai 'Memanggang' Akhir Februari
Lampung Siap-siap! Musim Kemarau 2024 Mulai 'Memanggang' Akhir Februari. Foto Ilustrasi

Bandarlampung – Memasuki akhir Bulan Maret 2024 mendatang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Lampung, sudah memasuki musim kemarau. 

Terhitung mulai 27 Februari hingga 4 Maret 2024, suhu panas berpotensi ‘memanggang’ muka bumi. Berita tentang potensi panas memanggang ini ramai berseliweran di media sosial, hingga satu pekan tersebut.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal ini, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyatakan tidak sepenuhnya membantah perkiraan tersebut. Sebab, kata dia, sesuai gerak semu matahari, posisi zenith memang berada di atas Pulau Jawa. 

Baca Juga  Provinsi Lampung Siaga Cuaca Ekstrem 

“Namun titik ekuator indonesia berada di lintang nol derajat,” ungkap Guswanto, Selasa (20/2/2024).

Gerak semu Matahari, dijelaskannya, sudah masuk wilayah Indonesia. Diprakirakan fenomena itu terjadi selama satu pekan, mulai 21 Februari sampai 4 April 2024 mendatang.

“Saat matahari berada di bagian utara garis khatulistiwa, bumi belahan utara otomatis mengalami musim semi dan panas. Sebaliknya, bagian bumi selatan bakal masuk ke periode musim gugur dan dingin,” terangnya. 

Guswanto meluruskan, bahwa posisi Zenith di atas Pulau Jawa tidak selalu berperan besar pada peningkatan suhu. Hanya, kata dia, variasi harian yang berbeda antara suhu di jam tertentu.

Baca Juga  Banjir Melanda Bandarlampung: Kinerja Ngawur Menyulut Kritik

Secara umum, pada periode Maret 2024 Indonesia akan memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau. Masyarakat diminta untuk mewaspadai risiko cuaca ekstrem di masa pancaroba tersebut, termasuk angin kencang, puting beliung, petir, sampai hujan es.

Guswanto menjelaskan, puncak musim kemarau diperkirakan tiba pada Juli-Agustus 2024. Wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau secara bertahap mulai Maret, hingga prediksi puncaknya pada Bulan Juni 2024.(*)

Pos terkait