Mantan Kades dan Tiga Warga Lamtim Nekat Jual Tanah Milik Kwarda Lampung

Konferensi pers soal kasus mafia tanah milik Kwarda Provinsi Lampung pada Rabu (23/11/2022), oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, bersama Ketua Kwartir Daerah yang juga Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, Direskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Hutagalung, dan Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution/Dok.Polda Lampung

SUKADANA – Polres Lampung Timur, Polda Lampung, berhasil membongkar kasus mafia tanah milik Kwarda Pramuka Provinsi Lampung, di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu.

Hal itu terungkap saat menggelar konferensi pers, pada Rabu (23/11/2022), oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, bersama Ketua Kwartir Daerah yang juga Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, Direskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Hutagalung, dan Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Haluan Ramadan: Doa Terbaik Hari Ke-9

Para tersangka sendiri adalah HS (51), MJ (50), HM (64) warga Kecamatan Labuhan Ratu, dan IW (50) mantan Kepala Desa Sukadana Timur, Kecamatan Sukadana.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan, berdasarkan data pihak kepolisian, para tersangka sejak tahun 2015 lalu, diduga nekat melakukan penjualan tanah, di Kecamatan Labuhan Ratu, yang merupakan aset Kwarda Pramuka Provinsi Lampung, seluas 17,8 hektare dengan nilai kerugian mencapai Rp1,429 miliar.

“Para tersangka ini melakukan modus operandi dengan memberikan penjelasan, bahwa tanah tersebut merupakan tanah adat, yang statusnya aman, jika diperjualbelikan,” jelas Pandra.

Baca Juga  Hanya Karena Rebutan Perempuan, Kantor MUI Jadi Sasaran Pengrusakan

Akibat peristiwa kejahatan para mafia tanah tersebut, Kwarda Pramuka Provinsi Lampung, tidak dapat manfaatkan lahan milik sendiri.

“Kami menyampaikan terima kasih, atas kerja keras jajaran kepolisian, yang telah berhasil mengungkap kasus kejahatan mafia tanah milik Kwarda Pramuka Provinsi Lampung,” timpal Wagub Chusnunia.

Sebagai ucapan terima kasih, dan bentuk penghargaan atas terungkap kasus mafia tanah tersebut, Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim, menyerahkan lima piagam penghargaan kepada Kapolda Lampung, Direskrimum Polda Lampung, Kapolres Lampung Timur, Kasat Reskrim, dan seorang Bintara Satuan Reskrim Polres Lampung Timur.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan