Menteri ATR/BPN Bersama Bupati Pesawaran Serahkan Sertifikat PTSL ke Warga

Menteri ATR/BPN Bersama Bupati Pesawaran Serahkan Sertifikat PTSL ke Warga
Menteri ATR/BPN Bersama Bupati Pesawaran Serahkan Sertifikat PTSL ke Warga. Foto Istimewa

Pesawaran – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto, dalam satu acara yang penuh harapan, bergandengan dengan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, memberikan sertifikat hak milik kepada masyarakat, pada Kamis, 26 Oktober 2023.

Tidak tanggung-tanggung, dari total 787 sertifikat yang disalurkan, 15 sertifikat dikirimkan langsung oleh Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto ke rumah masyarakat Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng.

Bacaan Lainnya

Tindakan ini merupakan implementasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menandai komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas tanah kepada warganya.

Saat memberikan sertifikat, Menteri Hadi juga memperhatikan pentingnya lahan pertanian dalam mendukung ekonomi keluarga.

“Sertifikat PTSL ini juga menjadi penopang bagi mereka. Apabila ada usaha, sertifikat ini dapat dimanfaatkan, namun saya berpesan, sertifikat tersebut perlu dijaga,” ujar Menteri Hadi.

Baca Juga  Dendi Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2023

Hadi mengungkapkan bahwa hampir 80% dari program PTSL sudah selesai, dan targetnya adalah menyelesaikan 100% program ini di seluruh wilayah Pesawaran pada tahun 2024.

Beliau menjelaskan bahwa dengan sertifikat, nilai tanah akan meningkat, dan dampak positif akan dirasakan dalam sektor ekonomi.

Yang menarik, Menteri Hadi juga mencatat bahwa program PTSL di Pesawaran diberikan secara gratis, dan biaya materai hanya sekitar 200 ribu rupiah sesuai dengan kebijakan SKB 3 Menteri.

Beliau menegaskan bahwa nantinya biaya BPHTB juga akan digratiskan sesuai dengan peraturan daerah yang akan disahkan.

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, memberikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN atas upaya mereka dalam menjalankan program PTSL.

Menurutnya, sertifikat tanah ini bukan sekadar surat hak milik, tetapi juga merupakan instrumen untuk mengurangi risiko konflik pertanahan, bahkan bisa menjadi pendorong kemajuan masyarakat.

Baca Juga  HUT ke-97 Desa Cipadang, Diproyeksi Lebih Maju dan Mandiri

Dalam momen bersejarah ini, Nurhadi bersama istrinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mereka memperoleh sertifikat hak atas tanah.

Dalam kata-katanya, ia menyebut hari ini sebagai peristiwa berharga dan istimewa karena mendapatkan sertifikat secara langsung dari Menteri dan Bupati.

“Saya sangat berterimakasih kepada Pak Menteri, Pak Bupati, Pak Camat, Pak Kades, serta jajaran BPN yang telah membantu kami sehingga proses pembuatan sertifikat berjalan lancar dan memudahkan kami. Saya sangat terbantu sekali,” ungkapnya dengan tulus.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Anggota DPR MPR RI Zulkifli Anwar, Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum Dan Politik Pemprov Lampung Ganjar Jationo, Forkopimda Kabupaten Pesawaran, dan Kepala BPN Kabupaten Pesawaran beserta jajarannya.(*/Mds)

Pos terkait