Menuju Tulangbawang Mandiri Ismet Roni Rancang Tiga Pilar Kesejahteraan

BANDARLAMPUNG – Maju di Pilkada Serentak Kabupaten Tulangbawang 2024, Ismet Roni ternyata memiliki Misi Besar untuk memajukan tanah leluhurnya itu. Yakni, menjadikan Kabupaten Tulangbawang Mandiri, serta mampu bersaing dengan daerah lain.

Kemandirian daerah tersebut bisa diperoleh, jika Kabupaten Tulangbawang lebih mengedepankan Tiga Pilar Kesejahteraan. Yakni, infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan rakyat -utamanya- dalam bidang kesehatan, SDM, dan pendidikan.

“Inilah yang menjadi visi misi saya, untuk memajukan Daerah Tulangbawang ke depan,” kata Ismet Roni, anggota DPRD Lampung, saat diwawancarai wartawan di kediaman pribadinya, Senin (3/6/2024).

Pemaparan solutif yang disampaikan Ismet Roni ini, erat berkait dengan rencananya ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang. Sebagai putra daerah asli Kabupaten Tulangbawang, sudah selayaknya Ismet Roni mengedepankan Misi besarnya ini demi tanah kelahirannya.

“Saya putra daerah Tulangbawang. Saat ini, saya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung yang sudah memasuki periode keempat. Jadi saya tau betul dengan Tulangbawang ini,” kata Batin Ismet, sapaan akrabnya.

Tulangbawang, menurutnya, membutuhkan tangan-tangan dingin untuk memajukan daerah ini. Sebab, ujarnya, Tulangbawang masih memiliki banyak persoalan mendasar yang harus diselesaikan.

Baca Juga  Dua Menteri Tinjau Perbaikan Jalan Provinsi di Kabupaten Pesawaran

“Terutama infrastruktur jalan yang selama ini menjadi penghambat mobilisasi ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan (pekon). Kemudian sektor pertanian, dimana masih banyak petani yang mengeluhkan pupuk subsidi, serta permasalahan lahan (konflik agraria) yang hingga kini belum semua bisa terselesaikan,” ungkap Ismet.

Beberapa permasalahan ini pula, kata dia, yang mendorong seorang Ismet Roni harus hadir di tengah-tengah masyarakat Tulangbawang, dalam upaya memajukan daerah. “Diakui, atau tidak diakui, Tulangbawang ini merupakan kabupaten yang masih tertinggal. Sebab, jika dilihat dari postur APBD-nya, masih berada di angka Rp1,2 triliun. Sedangkan kebutuhan pembangunan daerah, lebih dari itu,” katanya.

Berkenaan dengan pembangunan daerah, Ismet menekankan, Tulangbawang tidak bisa mengandalkan kepada APBD semata. “Harus ada akses untuk pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” ujarnya.

Ismet mencontohkan, dana inpres yang beberapa waktu lalu pernah digelontorkan pemerintah pusat kepada Pemda Kabupaten Tulangbawang. “Dana itu sangat bermanfaat untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat. Nah, inilah yang akan kita lakukan kedepannya, membangun infrastruktur Tulangbawang agar lebih baik dan lebih bagus lagi,” paparnya pula.

Baca Juga  Ketua PPK Gunung Labuhan Sebut Kerja Penyelenggara Harus Cepat dan Tepat

Berkenaan dengan kesejahteraan rakyat di bidang kesehatan, SDM, dan pendidikan, menurut Ismet, pun masuk dalam visi misinya dalam memajukan Daerah Tulangbawang.

“Ini tak kalah pentingnya, kesejahteraan rakyat dalam bidang kesehatan, SDM, dan pendidikan. Ke depannya, saya tidak mau lagi ada anak-anak yang putus sekolah. Saya tidak mau lagi ada warga yang sakit dan tidak mampu berobat. Persoalan mendasar ini harus dibenahi. Harus diperhatikan, mengingat kesejahteraan rakyat merupakan urgensi dalam sebuah kepemimpinan,” lanjutnya.

Soal ketersediaan pupuk (bersubsidi), Ismet berkomitmen akan memberantas mafia-mafia pupuk yang saat ini menjadi ketakutan para petani. “Kedepannya, para petani tidak akan lagi merasakan kelangkaan pupuk,” tandasnya.

Sebagai putra daerah Tulangbawang, Ismet Roni mempunyai kedekatan emosional tersendiri terhadap kabupaten ini. Karenanya, dia merasa terpanggil untuk memajukan daerah yang telah membesarkan namanya tersebut. “Sekarang inilah saat yang pas bagi saya untuk memberikan kontribusi lebih bagi kemajuan Kabupaten Tulangbawang,” ucapnya. (Alb)

Pos terkait