Nanda Pinta KWT Bisa Aktualisasikan Peran

Nanda Pinta KWT Bisa Aktualisasikan Peran
Nanda Pinta KWT Bisa Aktualisasikan Peran. Foto Istimewa

Gedongtataan – Guna mendukung percepatan pencapaian ketahanan pangan tingkat rumah tangga di Kabupaten Pesawaran, saat ini tengah digalakkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

Begitu dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Pesawaran, Nanda Indira Dendi, saat menjadi juri Lomba Menu non Beras/Produk Lokal Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Negeri Katon di Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon, Senin (13/11).

Bacaan Lainnya

Nanda mengatakan, Program P2L adalah upaya penganekaragaman pangan secara umum sangat penting secara massal, karena pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan pokok yang belum optimal.

Baca Juga  Anggaran Dinas Kesehatan Lampura Minim, Biaya Fogging Dibebankan ke Warga?

“Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya memantapkan atau budayakan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) guna memenuhi kebutuhan gizi untuk mendukung hidup sehat, aktif dan produktif,” katanya.

Penasehat KWT ini berharap lomba ini dapat menyiptakan inovasi-inovasi pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan pokok utama, sehingga ketergantungan akan pangan pokok bersumber padi/ beras dapat dikurangi.

Nanda meminta agar segenap pengurus dan anggota KWT Negeri Katon terus dapat mengaktualisasikan peran dan fungsinya.

“Dengan memanfaatkan maksimal mungkin lahan pekarangan menjadi lahan produktif dan berdaya guna untuk kepentingan masyarakat dan kesehatan keluarga,” jelasnya.

Baca Juga  Sejumlah Pejabat Lamsel Dirotasi Mulai Camat Hingga Plt RSUD Bob Bazar

Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan ini dilakukan agar pekarangan menjadi sehat, indah, dan produktif.

Selain itu, dia juga berpesan untuk terus berinovasi, kreatif dan edukatif serta berperan dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat melalui pertanian dan pembudidayaan.

Nanda juga berharap peran aktif ibu-ibu Tim Penggerak PKK kecamatan dan desa, agar menjadi pelopor gerakan pemantapan ketahanan pangan.

“Mulai dari tingkat rumah tangga untuk mendukung pemantapan ketahanan pangan, secara bertahap mengubah pola konsumsi pangan kita dengan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang serta aman,” tutupnya.(Mds)

Pos terkait