Panjisewu Gelar Jamasan Pusaka dan Harlah ke-5 di Kutowaringin Pringsewu

Pringsewu – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-5 sekaligus melaksanakan tradisi Jamasan Pusaka, Paguyuban Panjisewu menggelar kegiatan budaya yang berlangsung di Desa Kutowaringin, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu, 6 Juli 2025, bertepatan dengan bulan Muharram/Suro 1447 H.

Kegiatan ini bertujuan menjaga warisan budaya sebagai jati diri bangsa, membersihkan diri serta merawat pusaka Nusantara. Selain itu, menjadi ajang silaturrahmi antaranggota Panjisewu dari berbagai daerah dan lintas suku.

Prosesi jamasan dipusatkan di kediaman Mbah Parman Kinowo, dan diikuti oleh anggota Panjisewu yang datang dari Bandar Lampung, Lampung Tengah, Tanggamus, hingga berbagai wilayah di Kabupaten Pringsewu. Hadir dalam acara ini tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, ibu camat, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, Bapak Eko.

Baca Juga  55 Pejabat Pemprov Lampung Dilantik, Bayana Tegaskan Integritas Jadi Kunci ASN Berprestasi

Ketua Pelaksana Kegiatan, Solehudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dengan lancar dan khidmat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga ke depan, kegiatan jamasan ini semakin maju dan mampu menjaga serta merawat tosan aji sebagai warisan leluhur bangsa,” ujarnya.

Baca Juga  Polda Lampung Bersama Warga Bersih-bersih Sampah di Pantai

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu melalui Sekretaris Dinas, Bapak Eko, turut menyampaikan apresiasi kepada Panjisewu yang terus berkomitmen melestarikan budaya pusaka leluhur.

“Kami bangga terhadap inisiatif ini. Ini bukan hanya pelestarian budaya, tapi juga bentuk perekat sosial lintas suku dan agama. Kami akan terus membina sesuai kapasitas kami, dan mengucapkan selamat atas terselenggaranya jamasan serta Harlah ke-5 Panjisewu. Semoga makin jaya ke depannya,” kata Eko. (Red)

Pos terkait