Panwascam Sukadana Lantik Dan Berikan Bimtek pada PKD

Lampung Timur – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) sukadana melantik 20 Anggota Pengawas Kelurahan / Desa (PKD) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 November Tahun 2024, di Balai Desa Sukadana pasar, Minggu (02/06).

Ketua Panwascam Ariel Muhaddad Sanjaya menyampaikan Jabatan Pengawas Kelurahan Desa (PKD), terbentuk berdasarkan amanat Undang – Undang. Tentu, sebagai tugas dan fungsi pokok sebagai pengawas pemilu, kita mempunyai keinginan dan komitmen untuk tetap mempertahankan dan menjaga pemilu ini berjalan dengan baik, aman dan kondusif serta menjadi Pengawas yang berintegritas.

“Jabatan PKD ini, Sudah di atur satu desa satu. Dan kemudian kita semua harus tetap memahami dan mempedomani Perbawaslu No 3 Tahun 2022 tentang tata pola hubungan antara lembaga sesuai dengan tingkatan nya,”ujarnya.

Baca Juga  Ada Gula Ada Semut, Pak Gub, Sudahlah! Fokus Saja pada 33 Janji

Masih dikatakan Muhaddat, bahwa Pakaian Pelantikan yang dikenakan PKD penuh dengan Filosofi dan makna yang luar biasa. Bisa kita lihat secara bersamaan ada tiga warna.

Yang pertama, Ada warna Hitam, melekat pada Peci Hitam yang melambangkan kewibawaan dalam menjalankan tugas.
Yang ke dua, Warna Putih, melekat pada
Baju yang ber artikan niat yang suci dalam mensukseskan Pilkada yang aman dan nyaman serta kondusif. Dan yang terakhir, Dasi warna Merah yang identik dengan Keberanian dalam segala tindakan dan perbuatan pengawasan untuk menjaga sebuah Pemilukada ini.

Baca Juga  ASN PPPK Pemkab Pringsewu Formasi 2023 Terima SK

” Perlu saya sampaikan kepada 20 PKD, bahwa pada hari ini sudah menandatangani Fakta integritas, Sehingga saya yakin momentum pada saat tanggal 27 November 2024, salah satu proses yang bersifat sakral. Untuk menghasilkan, pemimpin yang benar-benar yang di amankan oleh rakyat,”pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sukadana yang di wakili oleh sekcam, Kapolsek sukadana, Kepala KUA, Danramil Sukadana, Ketua PPK dan Anggota, Kepala Desa Sukadana pungkas nya(Berlian)

Pos terkait