Portal Rumah Belajar Bantu Guru Raih Sumber Pembelajaran

WAY KANAN – PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Way Kanan, menggelar workshop pemanfaatan rumah belajar untuk mendukung transformasi digital, bersama Sahabat Rumah Belajar (SRB) Provinsi Lampung, Senin (24/10/2022).

Kegiatan yang digelar secara daring ini diikuti lebih dari 250-an guru dari berbagai jenjang di Kabupaten Way Kanan, sekaligus dalam rangka menyongsong HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, menyebut, kapasitas guru di era teknologi informasi saat ini, menjadikan rumah belajar sebagai portal pembelajaran.

Baca Juga  Farah Nuriza Stimulasi Anak Muda Lampung Tiru Etos Belajar dan Bisnis Pemuda Shanghai

Dengan harapan, membantu guru, peserta didik dan masyarakat untuk mendapatkan sumber belajar.

“Portal ini menyediakan bahan ajar serta fasilitas komunikasi antar komunitas pendidikan,” kata Velly.

Sementara, Salah satu pemateri, Valentina Dewi dari SRB Provinsi Lampung, yang juga guru dari SDS Bhakti Baradatu, menjelaskan, bahwa portal rumah belajar juga berisi bahan belajar untuk guru, siswa, hingga bank soal dan katalog pembelajaran.

Kata dia, rumah belajar ini merupakan portal resmi Kemendikbud yang dikembangkan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekom) dengan alamat : url http://belajar.kemendikbud.go.id.

Baca Juga  PGRI Way Kanan Gelar Workshop Pembuatan Bahan Ajar Kurikulum Merdeka

Ia juga berharap, program ini bisa bermanfaat untuk guru atau PGRI dalam memberikan ruang dalam kontribusi dalam menambah pengetahuan guru khususnya di era digital.

*Kita ingin semua guru harus mampu memanfaatkan teknologi informasi ini untuk pembelajaran. Memanfaatkan rumah belajar guna menciptakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan,” jelas Ilyas.

Diketahui, kegiatan workshop ini berlangsung selama dua hari hingga Selasa, 25 Oktober 2022.

Tindak lanjut dari workshop ini akan ada penugasan terstruktur dengan moda in-on dan peserta diharapkan dapat berimprovisasi hingga berinovasi untuk menciptakan bahan ajar yang menarik berbasis digital.(MED)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan