RS Abdul Moeloek dan Urip Sumoharjo Terendam Banjir

RS Abdul Moeloek dan Urip Sumoharjo Terendam Banjir
Banjir merendam pelataran parkir RS Urip Sumoharjo Bandarlampung. Foto Istimewa

Bandarlampung – Hujan kembali mengguyur Kota Bandarlampung, sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (25/2/2024). 

Sejumlah lokasi kembali tergenang banjir, tak terkecuali halaman depan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung dan RS Urip Sumoharjo. 

Bacaan Lainnya

Pantauan lapangan, Jalan HOS Cokroaminto tergenang air.

Kali yang ada di samping bangunan SMA Arjuna meluap, hingga menjalar ke jalan Nasir. 

Luapan air juga terlihat di sekitaran Taman Makam Pahlawan Kedaton.

Kabarnya, pada beberapa titik ini merupakan wilayah langganan banjir yang hampir setiap tahun musim penghujan selalu tergenang. 

Banjir yang terjadi pada Minggu sore tersebut, seakan menjawab kekhawatiran warga Bandarlampung yang merasa was-was akan terjadi hujan lanjutan, setelah Sabtu malam kemarin.

Baca Juga  Pilgub Lampung 2024: Kans Koalisi Gemuk Gerindra-Demokrat-PAN-PDIP

Padahal, memasuki Minggu (25/2/2024) siang, genangan air di sejumlah lokasi sudah mulai surut. terlihat, warga Gang Ainan, Jalan Pangeran Antasari, Kedamaian, mulai membersihkan rumah masing-masing. 

Akan halnya warga Perumahan Polri di Rajabasa, hampir setiap halaman rumah mereka terlihat berbagai peralatan rumah dijemur.

Rumah kos di sekitar lokasi itu pun, terlihat jemuran kasur, bantal, serta buku milik mahasiswa.

Di Kelurahan Way Halim, juga terlihat pemandangan sama. Warga disibukkan mengeluarkan perabot rumah yang basah karena banjir.

“Memang di sini langganan banjir, mas. Biasanya air setinggi satu meter. Sekarang malah lebih parah, hampir dua meter,” keluh salah seorang warganya.

Diketahui bahwa, banjir Sabtu malam melebar hingga ke Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Wilayah perbatasan Bandarlampung – Lampung Selatan ini lumpuh total akibat jalan utama terendam banjir. Air menggenang dua sisi kiri dan kanan jalan, hingga mengakibatkan kendaraan tidak bisa melintas.

Baca Juga  PPKM Resmi Dicabut, Kadiskes Reihana Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

Di titik ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan menerjunkan personel dan dua perahu karet untuk mengevakuasi warga terdampak.

Sejak sekitar pukul 19.00 Wib hingga Minggu dini hari atau sekitar pukul 00.00 Wib, petugas BPBD terus mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak yang terjebak banjir.

Ketua Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Ariswandi menyatakan, banjir terjadi akibat hujan turun dengan intensitas tinggi. “Ada ratusan rumah warga Hajimena yang terendam,” kata Ariswandi, Minggu (25/2/2024).

Camat Natar, Supi’ah menginformasikan bahwa, kurang lebih 300 rumah warga terendam banjir. Untuk sementara, warga diungsikan ke lokasi lain yang lebih aman, menunggu arus air surut.(*)

Pos terkait