Tabrakan, Dua Supir Truk-Bus Puspa Jaya Tergencet

Tabrakan, Dua Supir Truk-Bus Puspa Jaya Tergencet
Tabrakan, Dua Supir Truk-Bus Puspa Jaya Tergencet. Foto Istimewa

Tulangbawang – Belasan orang mengalami luka-luka dalam musibah kecelakaan antara Bus PO Puspa Jaya dengan Truk Fuso hijau di Jalan Lintas timur (Jalintim) ruas Desa Kahuripan Dalam, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (14/5/2024) sore.

Hingga kini, seluruh korban masih dirawat di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulangbawang. Demikian diinformasikan Kapolres Tulangbawang, AKBP James Hasudungan Hutajulu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/5/2024).

“Sebanyak 13 korban mengalami luka ringan dan luka berat, sehingga harus dirawat di rumah sakit,” ujar Kapolres pula.

berdasarkan data Kepolisian, tabrakan dua kendaraan besar tersebut terjadi antara bus PO Puspa Jaya BE 7929 CU yang dikemudikan Indra Jaya (30), dengan mobil Truk Fuso berwarna hijau BB 9157 PYV, dikemudikan Sandi Kurnianto (25).

Baca Juga  Gedung APDESI Tulang Bawang Diresmikan, Qudrotul Singgung Soal Dana Desa

Kronologis kejadian, sebagaimana disampaikan Kasat Lantas Polres Tulangbawang, AKP Khoirul mewakili Kapolres Tulangbawang, berawal dari supir Truk Fuso hendak mendahuli kendaraan lain yang melaju di depannya, diduga mobil PLN.

Namun, secara tiba-tiba mobil PLN berhenti mendadak. Kadung tancap gas, supir truk berusaha menghindari tabrakan. Dia banting stir ke arah kanan. “Tabrakan tak bisa dihindari, saat mobil truk mulai menutupi badan jalan muncul mobil bus PO Puspa Jaya tyang datang dari arah berlawanan,” terang AKP Khoirul.

Benturan keras sempat terjadi, hingga menimbulkan suara berdentam. Kedua supir, baik truk maupun bus, tergencet bodi dan stir mobil. “Proses evakuasi dilakukan untuk mengeluarkan kedua supir ini dari himpitan,” ujar AKP Khoirul.

Baca Juga  DPC AWPI Tuba Gelar Rapat Kerja dan Program Kegiatan di Tahun 2023

Selama proses evakuasi, arus lalulintas jalintim sempat terganggu hingga antrean kendaraan terjadi, Baik yang datang dari arah Bandarlampung, atau sebaliknya. Evakuasi, juga dilakukan kepada para penumpang bus dengan melarikan mereka ke rumah sakit terdekat.

Kapolres Tulangbawang, AKBP James Hasudungan Hutajulu menyatakan, sebanyak 13 korban luka-luka, tiga orang di antaranya mengalami luka serius. Uakni, patah tulang pada bagian kaki. “Mereka yang mengalami luka berat, merupakan supir bus dan seorang penumpang,” terangnya.

Sedangkan 10 korban lainnya, kata Kapolres, hanya mengalami luka ringan. Mayoritas, mereka mengalami luka pada bagian kepala dan bagian tubuh lain. “Seluruh korban lakalantas mendapatkan perawatan optimal dari tim dokter,” imbuhnya. (*)

Pos terkait