Tawuran Maut Geng Motor Garong23pesisir-Neverdie: Hempaskan Nyawa Siswa SMK Satu Nusa 3

Tawuran Maut Geng Motor Garong23pesisir-Neverdie: Hempaskan Nyawa Siswa SMK Satu Nusa 3
Tawuran Maut Geng Motor Garong23pesisir-Neverdie: Hempaskan Nyawa Siswa SMK Satu Nusa 3. Foto Istimewa

Bandarlampung – Tawuran maut antargeng Motor Garong23pesisir – Neverdie, Minggu (4/5/2024) dini hari, atau sekitar pukul 03.00 Wib, sempat membuat geger masyarakat.

Sebab, ada korban meninggal dunia dalam tawuran tersebut. Yakni, atas nama Rizky Abdul Salam Al Qolili (16).

Bacaan Lainnya

Belakangan diketahui, Rizky merupakan siswa SMK Satu Nusa 3 Kota Bandarlampung. Informasi dari Kepala SMK Satu Nusa 3, Taufik Sholeh mengatakan, bahwa Rizky adalah siswa jurusan otomotif.

Rizky tercatat sebagai siswa berprestasi. Khususnya di bidang olahraga futsal. Bahkan, kata Taufik, belum lama ini tim futsal SMK Satu Nusa 3 berhasil meraih juara tiga.

“Kami merasa sangat kehilangan,” aku Taufik, Senin (6/5/2024).

Beberapa rekan sekelas Rizky pun mengakui hal sama. Terutama rekan satu tim futsal. Mereka mengaku kehilangan atas kepergian Rizky.

Baca Juga  Merasa Ditipu Soal Jual Beli Rumah, Pengusaha Asal Lampung Dipolisikan

“Selamat jalan kawan, doa kami selalu menyertaimu,” ucap salah seorang rekannya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadilah Astutik menyatakan, sudah sejak Minggu (4/5/2024) kemarin penyiidik Kepoliisian menetapkan dua tersangka. Yakni, atas inisial AAP (17) dan ERMP (19), keduanya warga Bandarlampung.

“Korban meningal dunia dengan sejumlah luka bacokan senjata tajam pada tubuh dan wajahnya,” terang Kombes Umi.

Peran kedua tersangka, dijelaskannya, bahwa ERMP menyerang korban Rizky menggunakan senjata tajam jenis celurit.

“Menggunakan celurit, tersangka ERMP ini menyerang korban Rizky di punggung hingga wajahnya,” jelas Kombes Umi.

Sedangkan tersangka AAP, juga menyerang korban menggunakan senjata celurit ke arah korban Reno (kini masih dirawat di RS Cokrodipo Bandarlampung).

Baca Juga  Soal Perkara Suap Unila, Sekdakab Way Kanan: Itu Sumbangan Bukan Titipan

“Dia (tersangka AAP) membacok punggung dan leher korban,” kata Kombes Umi pula.

Hingga berita ini dirilis, pihak Kepolisian masih terus mendalami proses pemeriksaan lanjutan. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam modifikasi.

“Total ada tiga senjata tajam modifikasi yang diamankan,” kata Kombes Umi.

Untuk kronologis tawuran, sebagaimana disampaikan Kombes Umi, diawali adanya perselisihan antargeng motor Garong23pesisir dan Neverdie lewan media sosial.

Kedua geng motor ini pun sepakat berjanji bertemu untuk menyelesaikannya lewat ajang tawuran.

Lokasi pertemuan disepakati, di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Kangkung, Sabtu (4/5/2024) dini hari. Hingga akhirnya, tawuran itu pun pecah.(*)

Pos terkait