Tim Infrastruktur Provinsi Tinjau Jalan Rusak di Pringsewu

Tim Infrastruktur Provinsi Tinjau Jalan Rusak di Pringsewu
Tim Infrastruktur Provinsi Tinjau Jalan Rusak di Pringsewu. Foto Istimewa

Pringsewu – Tim pembangunan infrastruktur Provinsi Lampung mengunjungi Kabupaten Pringsewu.

Tim yang dipimpin Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung M Taufiqullah diterima Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan di kantor pemkab setempat, Jumat (19/4/2024).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan tersebut, tim didampingi Pj Bupati dan jajaran pemerintah daerah setempat meninjau sejumlah ruas jalan provinsi, dan ruas jalan Inpres di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga  Program Cetak Sawah dengan Metode Penambangan Pasir Disoal

Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M Taufiqullah, mengatakan total panjang jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pringsewu sekitar 40 km, terdiri dari tiga ruas.

Tiga ruas jalan itu, Pringsewu-Kalirejo, Pringsewu-Pardasuka, dan Pardasuka-Sukamara, dengan tingkat kemantapan di atas 80 persen.

“Ini melebihi kabupaten-kabupaten lainnya di Provinsi Lampung. Namun, sesuai arahan Gubernur Lampung, meskipun tingkat kemantapan sudah di atas 80 persen, perlu ditingkatkan lagi, terutama pada jalan yang rusak,” katanya.

Peninjauan ini, lanjutnya, untuk melihat, dan mengetahui  jalan mana yang menjadi prioritas penanganan, mengingat dana yang tersedia sangat terbatas.

Baca Juga  DPRD Minta Pemerintah dan Masyarakat Tidak Latah Soal Kasus Gagal Ginjal Akut

“Dengan sinergitas antara Pemprov Lampung dengan Pemkab Pringsewu, mudah-mudahan kita dapat membangun infrastruktur jalan yang lebih bagus lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Bupati mengatakan peninjauan untuk memastikan pembangunan jalan di Kabupaten Pringsewu dapat direncanakan dengan sebaik-baiknya.

“Ada jalan yang ditangani provinsi dan ditangani lewat Inpres. Alhamdulillah, di Kabupaten Pringsewu, jalan yang ditangani BPJN lewat Inpres atas usulan Pemkab Pringsewu dan Pemprov Lampung, di Pekon Selapan, sangat bermanfaat dan diapresiasi masyarakat,” ujarnya.(Her)

Pos terkait