Festival Sekala Bekhak XI 2025 Tetap Digelar, Soroti Pelestarian Budaya Lampung Barat

Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan Festival Sekala Bekhak (FSB) XI 2025 akan berlangsung pada 18–20 Juli 2025 di Liwa, meski dengan skala lebih sederhana akibat penyesuaian anggaran, Rabu (16/06/2025).

Festival ini menjadi wadah penting untuk melestarikan warisan budaya Bumi Sekala Bekhak, yang dikenal sebagai pusat peradaban suku Lampung.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Barat, Dahlin, melalui Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif, Endang Guntoro, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak mengurangi semangat pemerintah untuk mempertahankan tradisi lokal.

“FSB tetap kami selenggarakan, walau lebih sederhana. Ini bentuk komitmen kami terhadap pelaku seni dan upaya melestarikan budaya Lampung Barat,” ujar Endang, Rabu (11/06/2025).

Mengusung tema “Tradisi Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Mendatang”, FSB XI 2025 dirancang untuk memperkuat identitas budaya sekaligus menarik minat generasi muda.

Beberapa kegiatan yang akan digelar meliputi, Pagelaran Nyambai (tradisi penyambutan adat), Orkes Gambus & Tari Sekura, Pemilihan Muli Mekhanai (Duta Budaya Lampung Barat), Sekala Bekhak Bercelugam (pertunjukan seni kolaboratif) Gebyar UMKM & Ekonomi Kreatif, (penguatan ekonomi lokal)

“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, tak hanya menonton tapi juga terlibat langsung dalam pelestarian budaya,” jelas Endang.

Selain budaya, festival ini juga menjadi ajang promosi potensi pariwisata alam dan kopi robusta Lampung Barat yang telah mendunia, Endang menekankan, ketiga elemen ini saling terkait dan menjadi daya tarik utama daerah.

“Lampung Barat punya alam yang indah, budaya yang kaya, dan kopi berkualitas, Festival ini jadi momentum mempromosikan semuanya,” ujarnya.

Disporapar mengundang seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, pelaku usaha, dan masyarakat, untuk turut memeriahkan FSB XI 2025.

“Dukungan semua pihak penting agar festival ini tetap bermakna, meski skalanya disesuaikan,” tutup Endang.

Festival Sekala Bekhak bukan sekadar acara tahunan, melainkan simbol kebanggaan masyarakat Lampung Barat dalam menjaga warisan leluhur untuk masa depan. (Arya/Fai)

Pos terkait