Lampung Barat– Masyarakat Lampung Barat dikejutkan dengan kemunculan sebuah grup daring di Facebook yang dikhususkan untuk pria penyuka sesama jenis (gay), Kamis (10/07/2025).
Grup bernama ‘Grup Gay Lampung Barat’ itu telah menarik lebih dari 1.400 anggota sejak didirikan pada awal 2022.
Yang menjadi sorotan, grup tersebut bersifat publik sehingga siapa pun dapat bergabung tanpa verifikasi ketat.
Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan warga, terutama karena sejumlah percakapan di dalamnya dinilai mengandung konten seksual yang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial dan budaya setempat.
Yang makin mengkhawatirkan, beberapa anggota grup kerap berkomunikasi menggunakan fitur anonim, menyulitkan pelacakan identitas asli pengguna. Fenomena ini menimbulkan ketakutan akan potensi penyalahgunaan untuk tindakan yang melanggar hukum atau memengaruhi generasi muda.
Seorang warga Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan kegelisahannya.
“Kami sangat resah, grup seperti itu seolah tidak ada pengawasan, padahal isinya bisa sangat vulgar, takutnya anak-anak muda jadi ikut-ikutan karena aksesnya terbuka,”ujarnya , Kamis (10/07/2025).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari kepolisian atau pihak berwajib terkait pengawasan atau penindakan terhadap grup tersebut. Masyarakat berharap ada langkah konkret untuk memastikan ruang digital tetap sesuai dengan norma hukum dan sosial.
“Kami berharap pemerintah dan aparat bisa lebih ketat mengawasi konten-konten semacam ini agar tidak merusak moral anak muda,” tambah warga tersebut. (Arya/Fai)








