Pringsewu – DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pringsewu, bekerjasama dengan Kementerian Agama kabupaten setempat, gelar pelatihan dai dan guru ngaji.
Dengan mengusung tema ” meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dai dan guru ngaji, untuk mewujudkan dakwah yang moderat dan mencerahkan umat”, acara pelatihan dipusatkan di Masjid Baitul Izza, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu ini, Selasa (18/11/2025).
Sebanyak 63 dai dan 58 daiyah utusan dari PAC LDII se Kabupaten Pringsewu, mengikuti pelatihan yang dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Ketua LDII Kabupaten Pringsewu, Dian Arif Rahman.,S.Pd., menjelaskan, pelatihan dai dan guru ngaji tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para dai dan guru ngaji dalam menghadapi era digital, kebutuhan masyarakat dalam bimbingan keagamaan yang benar, moderat dan menyejukkan.
“Mari berdakwah dengan santun, menyejukkan, dan mencerahkan. Mari berdakwah dengan mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul,” ajak Dian Arif.
Didaulat jadi pemateri dalam pelatihan, Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Pringsewu, H. Marwansyah menjelaskan, asta prioritas kementrian agama yaitu meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, ekoteologi, layanan keagamaan berdampak dan mewujudkan pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi, dengan kata kunci rukun, maslahat dan cerdas.
Sementara, saat ditanya soal keberlanjutan dari acara tersebut, Marwansyah mengatakan, kegiatan merupakan bentuk sinergitas antara Kemenag dan LDII.
“Saya berharap, dari pelatihan seperti ini nantinya akan tumbuh banyak dai-dai muda melalui sistem kaderisasi yang dilakukan LDII”, ucapnya mengapresiasi.
Hadir dalam acara, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pringsewu, Catur Agus Dewanto, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu, H. Hambali.
Kemudian, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, Heri Sensustadi, Ketua DPD LDII Kabupaten Tanggamus, Agoeng Basori dan para dewan penasehat LDII. (Her)








