Lampung Timur – Penantian panjang masyarakat Desa Rantau Fajar dan Desa Rejo Binangun, Kecamatan Raman Utara, akhirnya terjawab. Setelah sekitar 44 tahun menunggu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking yang digelar Kodim 0429/Lampung Timur, Jumat (5/6/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program “TNI AD Hadir untuk Rakyat” yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah pedesaan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiadji, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Kajari Lampung Timur Saptono, perwakilan Pengadilan Agama, Forkopimcam Raman Utara, para kepala desa se-Kecamatan Raman Utara, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain peletakan batu pertama, kegiatan juga diisi dengan penyerahan 20 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga sekitar.
Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiadji mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan implementasi program Presiden RI Prabowo Subianto yang menginstruksikan TNI Angkatan Darat membangun jembatan di berbagai daerah guna memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Program ini merupakan instruksi Bapak Presiden Prabowo kepada TNI Angkatan Darat untuk membangun jembatan di seluruh Indonesia. Karena itu kami hadir di sini untuk rakyat, agar fasilitas jembatan ini dapat mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga desa,” ujar Danang.
Ia menjelaskan, pembangunan di Desa Rantau Fajar merupakan Tahap V dan VI Program Jembatan Perintis Garuda. Sebelumnya, Kodim 0429/Lampung Timur telah membangun jembatan Tahap III dan IV di Desa Kali Pasir serta Desa Tri Sinar.
“Secara keseluruhan ada tiga jembatan yang dibangun Kodim 0429 Lampung Timur. Insyaallah seluruh pembangunan dapat diselesaikan sebelum Agustus 2026,” katanya.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan TNI Angkatan Darat yang telah membantu pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sangat berterima kasih atas program Bapak Presiden melalui TNI. Saat ini sudah berjalan pembangunan tiga jembatan, yaitu di Desa Kali Pasir, Desa Tri Sinar, dan Desa Rantau Fajar,” ujar Azwar.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memangkas jarak tempuh masyarakat yang selama ini harus memutar cukup jauh.
“Kalau sebelumnya masyarakat harus memutar hingga sekitar sembilan kilometer, dengan adanya jembatan ini jaraknya menjadi sekitar empat hingga lima kilometer. Ini tentu sangat membantu mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” jelasnya.
Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah juga menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.
“Alhamdulillah, penantian masyarakat selama 44 tahun akhirnya terjawab. Warga Desa Rantau Fajar, Rejo Binangun, dan desa-desa sekitar sangat membutuhkan jembatan ini. Semoga akses transportasi dan distribusi hasil pertanian masyarakat semakin lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, warga setempat bernama Kasno mengaku bersyukur karena impian masyarakat untuk memiliki jembatan yang layak akhirnya mulai terwujud.
Menurutnya, keberadaan jembatan baru nantinya akan memudahkan petani mengangkut hasil panen, mempercepat akses transportasi antarwilayah, serta membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Raman Utara menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan Lampung Timur. (Red)








