BANDAR LAMPUNG – Isu politik uang merebak sehari menjelang penetapan tiga calon rektor Unila.
Gedung semua fakultas terlihat sepi, bahkan dari pantauan Haluan Lampung pada Rabu (21/12/2022) didapati sekretariat Panitia Pilrek terlihat sepi. Namum kasak-kusuk terlihat di sejumlah fakultas yang diam-diam melakukan rapat koordinasi senat fakultas.
Haluan Lampung berusaha menelusuri keberadaan para bakal calon rektor. Sebagian berada dalam ruangan kantornya. Tapi mereka menolak untuk ditemui media.
Bakal Calon Prof. Hamzah terlihat makan mie di kantin dekat GSG Unila lalu kembali masuk ke ruang kantornya di Fakultas Hukum. Dia mengatakan banyak petinggi fakultas hukum berada di luar.
Sementara Asep Sukohar ada di kantornya, namun stafnya tidak mengizinkan wartawan masuk untuk menemuinya. “Bapak tidak menerima kunjungan wartawan,” katanya.
Ketua Senat Unila Prof. Zakaria yang berhasil ditemui Haluan Lampung di Gedung Rektorat mengatakan, rapat senat tertutup penetapan tiga calon rektor akan digelar pada Kamis (22/12/2022).
“Hari ini tidak ada, kita tetap menyesuaikan jadwal,” jelasnya.
Zakaria membantah ada rapat koordinasi senat universitas. “Tidak ada itu, bahkan tidak ada juga rapat koordinasi senat fakultas,” katanya berkali-kali, Rabu (21/12/22).
Namun faktanya, Haluan Lampung menemukan adanya gelaran rapat koordinasi senat yang dilakukan oleh Fakultas Teknik, yang sesuai surat undangan dilakukan pukul 13.00 WIB.
Dalam daftar hadir tertera 25 anggota senat yang di undang untuk mengikuti rapat koordinasi senat tersebut.
Masing-masing anggota mayoritas adalah Ketua Jurusan yang ada di Fakultas Teknik.
Saat Haluan Lampung mencoba mengkonfirmasi soal rapat koordinasi senat Fakultas Teknik, Sekretaris Dekan mengatakan bahwa rapat koordinasi senat batal diselenggarakan melihat dari jumlah anggota yang hadir hanya beberapa.
“Tidak ada yang datang, jadi tidak dimulai,” ungkapnya.
Namun, salah satu staf yang tidak mau menyebutkan namanya. memberitahu bahwa rapat tersebut berjalan, akan tetapi cuma dihadiri kurang lebih setengah dari daftar hadir yang tertera.
Ia menyampaikan, bahwa Dekan Fakultas Teknik (FT), Helmi turut hadir dan membuka acara rapat koordinasi rapat senat hari ini.
“Pak Dekan tadi sempat membuka rapat koordinasi senat, dia kan salah satu anggota juga. Tapi setelah membuka langsung meninggalkan ruangan karena ada kegiatan lain,” ujarnya.
Kemudian, Ketua Jurusan Geofisika Fakultas Teknik, Karyanto, S. Si., M. T yang tertera dalam rapat tersebut mengatakan, bahwa diri nya tidak ikut serta dalam rapat tersebut dikarenakan ada kegiatan di luar kampus.
“Saya tidak hadir, karena habis dari luar,” katanya.
Ditanyakan soal pembahasan rapat sesuai undangan yang dikirim oleh pihak fakultas untuk hari ini, Karyanto hanya menyampaikan soal rapat yang biasanya diselenggarakan setiap awal atau akhir semester.
“Ini sering diselenggarakan, tapi biasanya membahas soal kelancaran akademik di kampus,” terangnya.
Disinggung soal keterkaitan rapat koordinasi senat fakultas hari ini dengan rapat senat tertutup yang akan dilaksanakan Kamis (22/12/2022) terkait pemilihan rektor, ia mengaku tidak tahu dan menjelaskan bahwa senat fakultas dengan senat universitas berbeda.
“Kalau itu saya tidak tau, karena berbeda kalau fakultas memilih dekan,” ujarnya.
“Syarat untuk menjadi senat universitas yaitu harus menjadi senat fakultas, perwakilan fakultas yaitu empat utusan dosen yang bergelar dua Profesor dan dua non Profesor,” pungkasnya.(NCA/IWA)








