Kasihan Pak Gub Arinal, Pusing….

Kasihan Pak Gub Arinal, Pusing.... Oleh: Iwa Perkasa*

Kasihan Pak Gub Arinal, Pusing….

Oleh: Iwa Perkasa*

KASIHAN Pak Gub Arinal, sepertinya ia tengah menghadapi tekanan psikis berat (stres) akibat pemberitaan negatif terkait moral, kinerja, eksistensi diri dan pemerintahannya yang terus menerus viral di media sosial.

Media ini mencatat, sedikitnya sudah dua kali Arinal meminta agar media tidak lagi atau berhenti memviral-viralkan prolemo terkait diri dan pemerintahannya.

Permintaan tak ada lagi viralisasi berita negatif itu pertama kali ia sampaikan pekan lalu atau beberapa hari setelah dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo untuk melihat jalan rudak di Lampung, 5 Mei 2023 lalu.

Permintaan itu ia sampaikan kepada wartawan bersamaan dengan ramainya berita pajak kendaraan dinas sejumlah pejabat yang belum dibayarkan.

Saat itu, Arinal masih terlihat tenang, meski pemberitaan soal jalan rusak dan terkait gimiks yang aneh-aneh dirinya saat mendampangi Jokowi masih ramai lalu lalang di beranda medsos.

Setelah itu, situasi sebenarnya sudah jauh lebih tenang. Namun, kemarin memuncak lagi oleh sebab yang sangat sepele.

Gubernur lagi-lagi meminta wartawan tidak memviralkan omongannya saat memarahi petugas haji yang ia sebut sebagai saudara-saudaranya sendiri.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta wartawan menghapus video yang diambil saat kegiatannya.

Arinal mengaku pusing karena sering viral di media sosial.

Dia tiba-tiba berhenti memberi sambutan dan meminta wartawan Kompas TV menghapus video yang diambil. Padahal, wartawan meliput berdasarkan informasi dari Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Provinsi Lampung.

“Jangan diviralin dulu (sambil menunjuk), hapus semua. Saya pusing, sebentar-sebentar viral, sebentar-sebentar diviralin, nanti dibuat Gubernur marah karena ini-itu, jadi netizen. Ini semua saudara-saudara saya kok, jadi kamu awas ya, kamu Kominfo ya,” kata dia, dalam acara Sosialisasi dan Pembinaan pelayanan Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji 2023 di Hotel Springhill Golden Tulip, Bandar Lampung, Senin (15/5/2023).

Anehnya, video yang diambil wartawan itu tetap saja beredar, bahkan tak pakai lama, langsung tampil di semua platform medsos, termasuk di Kompas TV.

Sekali lagi, kasihan Pak Arinal. Permintaannya diabaikan wartawan.

Derasnya kritik tajam berkepanjangan di berbagai platform media sosial dan media massa, tentu saja dapatĀ  menimbulkan gangguan kesehatan sebagai dampak dari tekanan psikologis bisa disebabkan oleh berbagai situasi.

Gangguan kesehatan akibat tekanan psikologis dapat menimbulkan prilaku yang tidak stabil. Pada stadium awal penderita menjadi sensitif, cemas dan mudah marah.

Pada stadium ini, penderita sebaiknya memeriksakan diri ke psikolog sebelum kondisinya semakin parah. Penderita juga sangat dianjurkan untuk lebih rilek atau tidak tegang. Umumnya para ahli menegaskan, jangan biarkan gangguan (stres) terus berkepanjangan karena bisa berdampak sangat fatal, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain

Semoga Pak Gub baik-baik saja.

Kalau boleh usul, sebaiknya Pak Gub cuti dulu agar bisa beristirahat sampai kondisinya menjadi lebih baik.

*Pemimpin Redaksi Haluan Lampung

Pos terkait